Senin, 16 Maret 2009

Manfaat Menguap Bagi Kesehatan


(Corbis)

Apakah selama ini kalian menganggap kalau menguap itu selalu menandakan rasa bosan dan mengantuk? Ternyata anggapan itu tidak seratus persen benar. Menurut penelitian, menguap itu sangat penting bagi kesehatan. Yaitu berfungsi untuk meningkatkan asupan oksigen ke dalam otak melalui paru-paru.

Fungsi menguap sama dengan peregangan otot sebelum olahraga yaitu memperlancar aliran darah dan detak jantung.

Para peneliti juga menemukan bahwa sebelum melakukan hal yang besar, seseorang cenderung menguap. Contohnya seorang atlet yang menguap sebelum bertanding, pilot juga suka menguap sebelum terbang, dan bahkan pelajar yang menguap sebelum mengerjakan soal ujian.

Bukan hanya manusia saja yang menguap, binatang juga suka membuka mulutnya lebar-lebar dan menguap. Biasanya binatang akan menguap sebelum makan atau ketikan akan berkelahi.

Menguap juga sangat cepat menular. Jadi, ketika kalian melihat teman yang menguap, kalian akan dengan mudah tertular dan ikut menguap. Dengan menguap menandakan otak sedang bersiap-siap dengan adanya perubahan posisi.

Bahkan bayi yang berada dalam kandungan akan menguap sebelum berubah posisi dalam perut ibunya. Menurut para peneliti, menguap juga berhubungan tingkat intelgensia seorang anak.

Menguap juga akan lebih cepat menular pada orang-orang yang kita kenal dekat. Seperti, ayah, ibu, kakak atau adik kita. Jadi, ketika kita
menguap saat berada di dekat mereka dan ada juga orang lain di sekeliling kita, maka orang yang cukup dekat dengan kita lah yang akan cepat tertular untuk menguap.

Sumber : VIVAnews

Orgasme Bikin Wanita Sehat


Anda, para wanita yang kerap melakukan hubungan seksual, dikatakan lebih sehat atau tidak mudah sakit. Bahkan karier pun bakal menanjak karenanya.


"Ada syaratnya, tentu saja," kata psikolog, Lisa Turner. Anda harus benar-benar mengalami orgasme. Orgasme yang tepat, kata Lisa, akan meningkatkan energi Anda.

Sayang, sebuah penelitian menunjukkan, 28 persen wanita jarang atau bahkan tidak pernah mengalami orgasme (full orgasm). Padahal, lanjut Lisa, orgasme akan membantu meningkatnya kesehatan dan konsentrasi Anda. Akibatnya, performa bekerja menjadi makin baik.

Lisa yakin "Anda akan merasakan makin sehat dan berenergi." Lisa yang juga mengajar tentang perihal "Cinta" mengatakan, setidaknya ada empat tipe orgasme.

Orgasme klitoral
Di masa lalu, kita tidak tahu bahwa wanita butuh stimulasi klitoris agar mencapai orgasme. Sekarang, rangsangan atas organ ini sering kali digunakan agar wanita mencapai orgasme.

Orgasme vaginal
Tipe ini melibatkan area yang disebut G-spot dan bagian-bagian sensitif lainnya yang berada di dalam vagina. Orgasme ini sangat berbeda dan secara fisik bisa terasa makin intens tergantung kemampuan pasangan memainkan perannya. Tapi yang jelas, saat Anda mencapainya, energi Anda bukannya menurun, malahan meningkat.

Orgasme multipel
Saat satu serial hubungan seksual berlangsung Anda mendapatkan dan merasai puncak-puncak kenikmatan (orgasme) beberapa kali seperti untaian mutiara yang berjejer, itulah yang disebut multipel orgasme.

Orgasme seluruh tubuh

Memang sangat jarang dialami sebagian besar wanita. Bukan karena sulit dicapai. Dengan latihan yang tepat, wanita, bahkan pria, dapat merasakannya. Kata Lisa, ini dapat berlangsung hingga 30 menit, meski beberapa menit juga bisa.

Yang penting untuk diingat, kata Lisa, trauma masa lalu dan ketidakmampuan kita untuk melepas segala pikiran tentang pekerjaan, hubungan dengan teman, keluarga, dan masalah lain menjadi hambatan paling berarti untuk mencapai orgasme. Karena itu, lepaskanlah dan nikmatilah hingga Anda betul-betul orgasme.

kompas.com

ABD
Sumber : The Sun

Makanan Pembangkit Libido



(istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Gairah seks muncul tidak hanya karena tampilan fisik seperti ganteng dan seksi atau foreplay yang variatif.

Jangan lupa, jenis makanan yang dikonsumsi juga sangat berpengaruh atas munculnya gairah seks yang membara, hot, jreng dan apalagi namanya.

Berikut jenis makanan dan kandungan di dalamnya yang dapat membangkitkan gairah seks Anda.

1. Pisang

Pisang mengandung enzim bromelain yang dipercaya bisa menaikan dan memperbaiki libido pria.

2. Alpukat

Alpukat dapat membantu meningkatkan stamina seks karena mengandung folic acid yang dapat melancarkan metabolisme protein dan menaikan energi tubuh.

3. Seledri

Penyedap atau pewangi masakan ini adalah sumber makanan yang bisa meningkatkan rangsangan seksual. Seledri mengandung senyawa androsterone yaitu hormon tanpa bau yang keluar melalui keringat pria dan ini diyakini membuat wanita terangsang.

4. Tiram Mentah

Makanan laut ini mengandung banyak kandungan zat besi yang bisa menaikkan jumlah sperma dan produksi testosteron. Tiram merah juga mengandung dopamine, hormon yang diyakini bisa menaikan gairah seksual.

5. Almond

Aroma yang dikeluarkan almond membantu membangkitkan gairah seksual. Almond merupakan sumber asam lemak yang kaya akan senyawa sehingga bermanfaat bagi kesehatan hormon reproduksi pria.

6. Telur

Telur mengandung vitamin B6 dan B5 yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan hormon dan memerangi stress yang juga meningkatkan libido pria.

7. Coklat

Coklat mengandung theobromine, alkaloid yang berkhasiat sebanding dengan kafein. Senyawa kimia menumbuhkan perasaan cinta dan rileks.

8. Bawang Putih

Bawang putih mengandung allicin yang dapat melancarkan peredaran darah ke organ seksual dapat menaikan libido.[L1]

sumber : inilah.com



Siapkan Anda Mengikuti Pemilu 2009

Sebentar lagi Pemilu lho (i.e. 9 April 2009). Apakah rekans sudah punya calon (baik perorangan maupun partai) yg akan dipilih? Idealnya memang kita mengenali caleg dan partai yg kita contreng/tick. Tapi hal ini agak susah bagi kita, apalagi hingar bingar kampanye hanya terdengar sayup-sayup di LN.

Ini mungkin memperkuat sikap apatis terhadap pelaksanaan pemilu dan pada akhirnya menguatkan pilihan tidak ikut pemilu (alias golput). Tidak salah memang sikap ini. Hanya saja, menurut saya, sikap/pilihan tersebut kurang bermanfaat. Please note, sampai beberapa waktu yg lalu, saya juga memilih untuk tidak ikut pemilu. Namun, pilihan saya sekarang berubah untuk aktif ikut pemilu betapapun buruknya pilihan yang ada.

Alasan saya:
1. Golput tidak menghargai 'uang rakyat'. Dana pemilu 2009, sebagaimana dianggarkan dalam APBN adalah sekitar 7,4T rupiah. Total daftar pemilih tetap (DPT) nasional adalah 171 juta, 1,5 juta diantaranya adalah DPT dapil LN (ya kita-kita ini). Jadi biaya pemilu per kepala kurang lebih 43 ribu rp. Sayang sekali lho kalo biaya tersebut disiasiakan karena kita tidak menggunakan hak suara kita. Mungkin bagi kita, uang 43 ribu rupiah itu kecil artinya; tapi perlu diingat bahwa sekitar 50% penduduk Indonesia memperoleh pendapatan lebih kecil dari US$ 2/hari. Apalagi 43 ribu yg sekitar US$4. Mohon direnungkan.

2. Golput tidak akan merubah hasil pemilu. Ada pendapat bahwa angka golput yg tinggi akan menjadi basis rendahnya legitimasi parpol/caleg terpilih. Mungkin pendapat tersebut benar. Tetapi, meskipun legitimasinya rendah, aspek legal hasil pemilu itu tetap kuat. Hasil pemilu (terlepas 'bersih'/tidaknya) tidak dapat digugat hanya karena angka golput (sangat) tinggi (CMIIW/BYKS) . Mahkamah Konstitusi mungkin akan memerintahkan pemilu ulang HANYA JIKA terjadi pelanggaran pemilu yg parah (seperti di Jatim misalnya atau daerah lain), bukan berdasarkan golput yg tinggi. Lalu apa gunanya golput? Tidak akan ada yg berubah :(.

3. Golput memperkuat perolehan suara parpol/caleg. Kalau rekans belum menyadari, penentuan perolehan kursi itu berdasarkan jumlah suara sah yang ada di masing-masing TPS (UU 10/2008: 202(1)). Bahkan bila 199 suara dari 200 suara dinyatakan rusak (alias golput 'terencana'), satu suara tersebut akan menjadi dasar pembagian kursi di TPS yg terkait. Parpol yang mendapat suara banyak di TPS tersebut tentu akan gembira karena 'harga kursi' menjadi semakin murah dengan semakin banyaknya suara 'tidak sah' (atau golput). 'Harga kursi' yg seharusnya 100 suara mungkin dirabat (discounted) menjadi hanya 50 suara karena adanya 50% suara golput. Lah kalau begini, maksud 'baik' rekan-rekan pendukung golput ternyata malah dinikmati oleh parpol (bayangkan kalau itu parpol yg rekan-rekan tidak sukai).

4. Golput merugikan caleg 'pemula'. Caleg pemula cum idealis biasanya mengandalkan swing voters dan pemilih suara yg 'sadar'. Mereka mengandalkan 'jualan program/visi- misi' daripada monyet eh money politic. Lah kemana mereka mau 'jualan', kalo 'pembeli'nya (i.e. mereka yg menyebut dirinya 'memilih berdasar nurani/akal') ternyata tidak datang ke 'pasar' (alias pemilu)? Ya bankrut mereka kan. Dagangan 'berkualitas' mereka amat mungkin dikalahkan oleh 'obral hadiah' (utk tidak mengatakan pemberian uang, barang, dll) oleh caleg 'bergizi' karena pemilih 'tradisional' umumnya memilih 'hadiah'. Golput anda membuat pangsa pasar caleg 'pemula' menjadi menyusut.

5. Golput menghambat perubahan. Menyambung alasan (3) dan (4) diatas, suara golput tidak dapat dirubah menjadi suatu kekuatan nyata di dewan perwakilan maupun pihak eksekutif (dan akhirnya juga pihak yudikatif; note: hakim tipikor, MA, KY, MK, dll itu dipilih dan disahkan di DPR --CMIIW; kalo DPR-nya banyak diisi orang brengsek, bagaimana kita bisa berharap perubahan disektor hukum???). Tidak ada dalam DPR kita yang namanya fraksi golput. Apakah suara golput dapat menyalurkan aspirasi kita? Apakah perubahan dapat terjadi bila yang ada di dewan adalah wajah-wajah lama (baik perorangan maupun parpol)? Lebih lanjut, pasangan Capres-Cawapres itu hanya bisa diajukan oleh (koalisi) parpol yang memperoleh suara 20% kursi DPR atau 25% suara sah. Golput hanya akan mempermudah partai 'raksasa' untuk dagang sapi dan mempersulit partai 'gurem' untuk mendorong perubahan-perbaikan .

Menimbang lima alasan diatas, saya melihat cita-cita luhur golput (i.e. perubahan dan perbaikan) hanya akan menjadi angin kosong yang tidak pernah berubah menjadi badai perubahan dan perbaikan. Di negara kita tercinta ini, dengan sistem politik saat ini, 'perubahan dan perbaikan' (albeit besar kecilnya) hanya dapat terjadi bila kita menyalurkan suara kita melalui institusi resmi (/legal). Bayangkan dasyatnya institusi legal tersebut dalam melakukan perubahan cum perbaikan jika mendapat dukungan kita (alias legitimasi 'rakyat').

Bukankah sinyal ini yang muncul pada pemilu 2004 dimana -tanpa diduga- partai demokrat (dan SBY-JK) 'mengagetkan' parpol lainnya dengan perolehan suara mereka. Bukankah dengan munculnya partai demokrat (yg dianggap menampung swing voters dari parpol lainnya e.g. PDI-P, dll), ada parpol yg mulai 'insyaf' dan 'berbenah diri' saat ini. Fenomena "demokrat 2004" (dan SBY-JK 2004) ini seharusnya membuat kita sadar bahwa perubahan dan perbaikan masih bisa terjadi asalkan kita menyalurkan suara kita dengan bijak (apapun kriteria 'bijak' rekan-rekan sekalian).

Jika rekan-rekan merasa muak terhadap sistem politik dan perangkatnya (parpol, caleg, dll) saat ini; mari salurkan suara anda pada pilihan yg 'sedikit buruk' diantara pilihan 'sangat buruk' lainnya. Mari kita kirimkan sinyal dukungan terhadap 'perubahan dan perbaikan' sebagaimana yg (mungkin) pernah dilakukan pada 2004.

Saya paham bahwa pilihan yang ada saat ini rasanya sangat menyesakkan dada dan menyakitkan hati (dan membodohi 'kita'?). Sayangnya, perubahan dan perbaikan yang kita cita-citakan itu kecil kemungkinannya untuk datang atas nama 'dukungan golput'.

Perubahan dan perbaikan melalui saluran ekstra parlemen dan tidak konstitusional itu hanya bisa tercapai bila terjadi anomali sebagaimana kita lihat pada 1998. Masalahnya (atau resikonya), anomali sangat susah 'dikendalikan' dan hasilnya seringkali tidak seideal yang dicitacitakan pada awalnya. Apakah cita-cita reformasi yang mendorong terjadinya anomali '98 sudah tercapai hingga saat ini? (note: ini bila kita masih percaya bahwa Pres Soeharto mengundurkan diri karena tuntutan demonstran bukan karena hal yg lain)

Akhir kata, jika rekan-rekan merindukan perubahan dan perbaikan di negara kita tercinta ini; ayo gunakan hak suara anda sebaik-baiknya dalam pemilu :)


salam,
jimmy

(dicopy-paste dari mailist budaya tionghoa sebagai bahan perenungan kita nanti tgl 9 April 2009)

Rabu, 11 Maret 2009

Para Ahli Kubur dari Jombang

Oleh: Emha Ainun Nadjib



Tulisan ini saya bikin dengan asumsi dasar bahwa para pembaca percaya ada
Allah dengan kekuasaan-Nya. Di salah satu tayangan televisi, muncul seorang
kiai dengan nasihat sangat bijak, kurang-lebih begini: "Jangan minta kepada
Ponari, Ponari itu makhluk. Jangan minta kepada batu, batu itu makhluk.
Jangan berlaku syirik sehingga menjadi manusia musyrik. Mintalah Khaliq,
Allah Swt...."



Sangat pendek tapi cespleng. Media massa sangat mengerti kecerdasan
masyarakat, sehingga cukup pendek saja. Setiap yang mendengarkan fatwa itu
meneruskan sendiri dalam hati dengan logikanya: "Jangan minta kesembuhan
kepada dokter, dokter itu makhluk. Jangan minta kepada pil dan obat-obatan,
pil dan obat-obatan itu makhluk. Jangan berlaku syirik, sehingga menjadi
manusia musyrik."



Ya Allah ya Rabbi ya Karim, wahai saudara-saudaraku sebangsa dan setanah
air. Kalau Nabi Musa pegang tongkat, bersama pasukannya dikejar tentara
Firaun, mendapat perintah dari Allah, "Pukulkan tongkatmu ke air laut!"
Lantas laut terbelah, pasukan memasuki belahannya, kemudian Firaun dan
tentaranya mengejar ke belahan itu, namun tenggelam karena air menutup
kembali, mohon dengan sangat jangan simpulkan bahwa yang dipegang Musa itu
"tongkat sakti", sehingga Nabi Musa juga "Maha Dukun" yang sakti.



Mohon dengan sangat, jangan rumuskan bahwa tongkat Nabi Musa mampu membelah
laut, mampu menerbitkan mata air dari batu kering, meskipun insya Allah bisa
bikin pecah kepala kita. Apalagi lantas dengan metodologi ilmiah tertentu,
para pakar meneliti tongkat itu mengandung zat dan energi apa sehingga air
samudra terbelah olehnya. Kalau besok paginya Anda minta kepada Nabi Musa
untuk membelah air laut lagi, percayalah air laut tak akan terbelah. Sebab,
yang membuat laut terbelah bukanlah Musa atau tongkatnya, melainkan perintah
atau perkenan Allah.



*Lha* Allah ini pemegang saham dan *the only resources* dari seluruh "alam
semesta ini dengan segala ketentuan hukum dan perilakunya�. Hak absolut
Allah untuk menyuruh orang membelah laut dengan tongkat atau dengan
meludahinya. Kalau Musa pukulkan tongkat lagi ke laut tanpa perintah-Nya,
dijamin tak terjadi apa-apa. Atau besoknya Tuhan suruh Musa "Berteriaklah
keras-keras!", lantas tiba-tiba laut terbelah lagi ditambah gunung ambruk
dan air sungai membalik arah arus airnya, itu sepenuhnya terserah-serah
Tuhan.



Makhluk, juga dokter atau dukun, batasnya adalah mengobati atau menjadi
sarana proses menuju kesembuhan. Tapi pengambil keputusan untuk sembuh atau
hak dan kuasa untuk menyembuhkan ada pada Allah. Terserah Dia juga mau bikin
sembuh orang sakit pakai cara bagaimana dan alat apa. Bisa tongkat, bisa
batu, bisa air, bisa karena ditempeleng, bisa dengan apa pun saja semau-mau
Tuhan. Yang diperintah oleh Tuhan untuk menjadi sarana penyembuhan terserah
Dia juga. Mau kiai, pendeta, pastor, rabi, tukang sol sepatu, Ponijo, Rasul,
Nabi, Markesot, atau siapa pun dan apa pun saja. Kalau Anda dan saya tidak
setuju, Tuhan "tidak *patheken*" juga. Dia Maha Pemilik Saham segala sesuatu
dalam kehidupan, Dia berhak ambil keputusan apa saja.



Kalau seorang suami pergi lama tugas ke kota yang jauh, sehingga bawa celana
dalam istrinya, mohon jangan simpulkan bahwa dia penggemar celana dalam,
kemudian Anda coba rebut celana dalam itu untuk Anda selidiki, bahwa dia
mengandung zat-zat dan bebauan apa, sehingga seorang tokoh besar
membawa-bawanya ke mana pun pergi. Kalau pas di kamar hotel sendirian suami
itu mencium-ciumi celana dalam, mohon jangan dikonklusikan bahwa ternyata ia
punya penyakit jiwa dan harus dibawa ke psikiater. Ya Allah ya Rabbi ya
Karim, yang diciumi oleh suami itu bukan celana dalam, melainkan cintanya
kepada sang istri dan komitmen kesetiaan di antara mereka.



Wahai saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, kalau saudara-saudaramu
naik haji dan berebut mencium Hajar Aswad, itu bukan karena mereka *
stone-mania* atau *ngefans* sama batu. Mereka sedang meneguhkan kesadaran
bahwa mereka sangat butuh Allah dalam hidupnya, maka mereka mengukuhkan
cinta kepada makhluk yang paling dicintai Allah, yakni Rasulullah Muhammad
Saw. Dan karena dulu Muhammad juga mencium batu hitam itu, padahal jelas
beliau tidak punya hobi makan batu, maka mereka menyatakan di hadapan Allah
cinta mereka kepada Muhammad. Mudah-mudahan dengan itu mereka kecipratan
cinta Allah kepada Muhammad, sehingga Allah memperlakukannya sebagai bagian
dari yang paling Ia cintai.



Kabarnya Nabi Musa ketika memimpin pasukan kejaran Firaun itu mendadak sakit
perut di tengah lari-lari. Musa mengeluh kepada Allah, dan Allah
memerintahkan agar Musa naik bukit ambil daun dari sebatang pohon untuk
menyembuhkan sakit perutnya. Musa naik dan, sebelum menyentuh daun, perutnya
sudah sembuh. Tolong jangan ambil konklusi "Itu daun mujarab banget, belum
disentuh, perut *udah* sembuh". Musa balik ke pasukannya, mendadak sakit
perut lagi. Ia langsung naik ke bukit, tapi sesudah makan sekian lembar daun
perutnya tak sembuh-sembuh juga. Musa protes kepada Allah. Dalam logika
saya, Allah menjawab dengan penuh kegelian: "Hei, Sa. Emang siapa yang
bilang bahwa daun bisa menyembuhkan perutmu? Meskipun daun itu mengandung
unsur-unsur yang secara ilmiah memang rasional bisa menyembuhkan perutmu,
Aku bisa bikin tetap tidak menyembuhkan. Tadi waktu sakit perut yang pertama
kau mengeluh kepadaku, tapi pada yang kedua kau tak mengeluh dan langsung
saja lari ke bukit ambil daun. Karena kamu salah cara berpikirmu. Salah
pandangan ilmu dan cintamu kepada segala sesuatu. Kamu salah peradaban. Kamu
pikir daun bisa menyembuhkan. Itu tergantung mau-Ku. Aku menyembuhkanmu bisa
pakai daun, air putih, batu, lewat Gaza, Tursina, Jombang, atau mana pun
semau-mau-Ku.... Berapa lama sebuah anugerah Kuberikan, itu rahasia-Ku, bisa
sesaat, sebulan, setahun, terserah Aku."



"Datanglah ke dokter, minta obat, sebagaimana ratusan juta orang telah
melakukannya. Datanglah ke kiai, bawa air putih. Atau datanglah ke mana pun
kepada siapa pun. Asalkan kau tak posisikan mereka semua pada maqam-Ku.
Engkau berlaku musyrik atau tidak, terletak tidak pada pil dan dokternya,
tongkat dan Musa, air dan kiai, atau batu dan siapa pun yang kutitipi batu
sejenak. Letak syirik ialah pada pola pandangmu, pada cara berpikirmu.
Jangan percaya kepada Ponari, Dukun, Ponari atau Kiai, tapi hormatilah
mereka, karena siapa tahu mereka adalah hamba-hamba-Ku yang Kutitipi sarana
untuk kesembuhanmu. Minumlah pil dokter dan air batu Ponari dengan kesadaran
memohon kepada-Ku...."



Tiba-tiba aku dibentak oleh sebuah suara: "*Ngurusi* Ponari *aja
nggak*becus! Mau sok-sok berlagak mengurusi NKRI!" Terperangah aku.
Terpaksa
kupotong di sini tulisanku ini, sebab aslinya panjang sekali. Kucari siapa
berani-berani membentakku. Tak ada siapa-siapa. Tapi malam di Kendari
menjelang aku tidur kelelahan usai bersalaman dengan ribuan undangan
pengantin anakku, bentakan itu datang lagi: "He! Perhatikan itu para ahli
kubur dari Jombang!" Ahli kubur? Aku tak *ngerti*.



"Kemarin pandangan-pandangan dan anggapan-anggapan dalam hidupmu dikubur
habis oleh mutilasi-mutilasi dari tangan seorang yang tersisih secara
sosial, yang menderita secara kejiwaan, yang terasing secara politik dan
sejarah. Sekarang kalian sedang dikubur oleh sebongkah batu yang nenek itu
menyebutnya Watu Gludug, yang dititipkan beberapa waktu kepada anak SLB yang
kesepian dan menderita tatkala dipindahkan ke SD. Pelajarilah hari-hari
besok dengan meluangkan waktu memperhatikan siapa saja dari tempat itu yang
tingkat ketersisihan dan keteraniayaannya lebih dahsyat...." Mendadak ada
suara lain yang membungkam suara itu: "*Husysy! Shut up*!" *



Emha Ainun Nadjib, budayawan

TEMPO Interaktif, Selasa, 24 Februari 2009 | 15:42 WIB

Catatan Perjalanan Liburan # 1


By Heli si muka_melas

Libur telah tiba...tepatnya tgl 6,7,8, dan 9 Maret

2009. Buat aku 4 hari libur itu sungguh bermakna

sekali, aku pun ga menyia-nyiakannya...walau duit dah

menipis akupun nekad tuk balik ke jogja. Namanya aja

juga nekad tentunya banyak sekali rintangan dan

tantangan yang akan kuhadapi (pengennya sih

lancar-lancar aja). Kejadian demi kejadianpun

menimpaku tatkala aku ingin memulai petualangan

liburanku. Diawali dari keberangkatanku menuju ke

stasiun senen dari kantor.Kalo ga salah aku berangkat

dari kantor itu sekitar pukul 18.30 WIB, estimasiku

sekitar 1 jam perjalan tiba ke stasiun senen..tapi

ternyata perkiraanku meleset jauh. aku berangkat naik

transjakarta dari halte busway sarinah (setelah

kecewa menunggu bus regional AC Ciledug-senen dan PPD

Blok M-Senen).Jam 18.45 aku tiba di Harmoni, tapi

sesampainya disana naudzubillah min

dzalik....ngantrinya kaya ngantri gas 3 kg alias

buanyak banget..wah seketika aku jadi bingung sendiri

(krn waktu terus mengejar)..padahal aku harus

mengejar jam 19.15. Terpaksa aku balik naik

transjakarta yang jurusan Blok M dan turun ke

monas..lalu aku berlari, berlari, dan berlari

mengejar bis kota (lagunya shaggy dog banget)..

akhirnya aku bisa naik bis kota jurusan Blok M-Senen

(huahhhhhhhhh...nafasku naik turun dan keringat

bercucuran), sambil harap-harap cemas akupun berdoa

semoga ga kena macet..tapi ternyata doaku ga

terkabul...macet juga bunggg !! oalah

jakarta-jakarta...terpaksa aku turun dan jalan aja

lumayan ga jauh-jauh amat tinggal 500m lagi stasiun

senen, tapi nampaknya aku sudah pasrah abisna waktu

sudah menunjukkan pukul 19.10 walaupun aku berlari

dengan sekuat tenaga..waktu tetap tidak akan terkejar

juga, yang ada aku malah capek dan ga semangat lagi.

20 menit kemudian, aku tiba di stasiun senen. tapi

keretaku tlah pergi lama..sekitar 10 menit yang lalu.

tiket 110ribukupun lenyap seketika. tapi aku masih

tetap semangat untuk pulang krn tinggal 2 pilihan

untuk menuju ke Jogja...kereta Api Ekonomi Progo dan

Senja Utama Solo. Setalah dengan berbagai

pertimbangan akupun memutuskan untuk naik KA Progo

dengan harga tiket sekitar 35ribu, tapi emang baru

sial betul hari itu... menurut pengumuman yang

dissampaikan lewat pengeras suara bahwa kereta api

progo tiketnya telah habis terjual hingga 150

persen..gilaaaaa !!! seumpama aku paksain bisa-bisa

aku jadi rempeyek atau dendeng..wah bingung kepalang

nihh, padahal waktu terus bergulir dan waktu telah

menunjukkan pukul 20.10.






Hari itu aku bener-bener pusing, sesekali ada calo

yang menawarkan tiket padaku (yakni berupa tiket KA

Senja utama solo), tapi dengan harga selangit 2 x

lipat harga asli...dalam hatiku "asu tenan, ceksooot

!!"..akupun memberanikan diri untuk masuk peron

stasiun dengan membayar peron Rp 1500...sambil

clingak-clinguk kaya orang bingung akupun mendekati

calon penumpang KA Senja Utama Solo (terutama yang

kelihatan ga punya tiket)...wuiih ternyata apa yang

aku lakukan membuahkan hasil...aku diberi tahu ntar

bayar diatas dengan sistem rombongan/kolektif.(kurang

lebih bayar Rp 30ribu)...setelah peringatan/tanda

dibunyikan KA pun siap berangkat, penumpangpun

buru-buru masuk gerbong, begitu juga para penumpang

tanpa tiket nampak menjejali ruang-ruang kosong

(termasuk di wc)..dalam batinku "ni kereta parah bgt

ya..perasaan kereta bisnis tapi kok seperti kereta

super ekonomi (lebih parah dari kereta

ekonomi)----wajar saja, ini merupakan kereta bisnis

terakhir yang melayani jurusan jawa tengah selatan

dan jogjakarta.




Aku berada di gerbong 1 tepat dibelakang

lokomotif...bayangkan saja, aku berdiri dan

berjejalan dengan penumpang lain (mungkin ini

sementara saja krn sesudah bekasi pastinya akan lebih

berkurang)...tapi nyatanya apa yang kuharapkan tidak

terwujud, justru semakin kereta berhenti maka

penumpangpun semakin bertambah.. beginilah indonesia !!..... (to be continued)

Kamis, 05 Maret 2009

Air Ajaib Dukun Cilik Ponari Diproduksi massal

Berita paling heboh di tahun 2009, Dukun Cilik Sakti dari Indonesia.

khasiat air dukun cilik Ponari telah membius berjuta orang. Bahkan mereka rela ngantri berdesak-desakan, berhari-hari, dari daerah asal yg juauhhh disana, bahkan ada yang mati keinjak-injak.

air comberan rumah ponari puh jadi rebutan.

Karena kini air berkhasiyat Ponari telah diproduksi masal, dan telah masuk ke rak-rak utama supermarket di seluruh pelosok tanah air.

Mau Coba, Silahkan datang ke indomart,alfamart,giant,carefour,hypermart dll.