Tampilkan postingan dengan label Tahu Ga Sih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahu Ga Sih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juli 2014

Semua Serba Instan

Sayur Kalengan: Sajian Ndeso Go Internasional

Pelanggan tetapnya Dr. Jonathan Agranoff, seorang dokter dari Inggris, yang rutin memesan 6.000 kaleng, Sayur Tempe Kari. Ia menggunakan tempe kari kepada pasiennya sebagai makanan terapi kanker yang terbukti memberikan hasil positif.

Sayur Kaleng
Berkat teknologi pengalengan, UPT- LIPI Yogyakarta berhasil memproduksi sayur kemasan kaleng dengan masa simpan 2 tahun tanpa bahan pengawet. Aneka sayuran atau gudeg kini bisa diekspor keluar negeri tanpa takut basi. Sebuah langkah inovatif memberi nilai tambah pada makanan lokal untuk bersaing di pasar global.
Semua sayur yang bersantan pastilah tidak dapat bertahan lama atau cepat basi.  Kalau mau disimpan paling lama hanya 24 jam, itu pun harus segera dipanaskan untuk menjaga agar masih layak dikonsumsi. Kini dengan teknologi yang dihasilkan UPT BPPTK LIPI Yogyakarta, di Desa Gading, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Yogyakarta,  aneka  sayur yang berkuah santan  dapat bertahan  2 tahun masa simpan dalam kemasan kaleng.
Menurut Ir. Mukhamad Angwar salah seorang peneliti yang terlibat dalam program kreatif ini, pihaknya sudah membuat produk dengan  izin edar dari BPOM untuk beberapa jenis  masakan seperti : Mangut Lele, Gudeg, Tempe Kari, dan Sayur Lombok Ijo yang dikemas dalam kaleng dengan merek produk �Gading�
                                               
Pesanan rutin Rp 96 juta/bulan
Pematangan dan penyempurnaan teknologi pengawetan sayur bersantan ini sudah dilakukan dalam laboratorium riset sejak tahun 2005.  Proses pengalengan agar sayur awet adalah dengan cara meminimalisir kontak udara dalam proses pengepakan. Hasilnya, makanan ini tidak basi meski tidak dibubuhi bahan pengawet. 
Gudeg serta aneka sayur kalengan seperti ini diharapkan dapat mengurangi peredaran makanan berbahan pengawet kimia yang dapat merugikan kesehatan manusia.  Saat ini, UPT BBPK LIPI Yogyakarta mampu memroduksi 100 kaleng gudeg per hari.  Proses produksinya didukung 6 orang tenaga kerja.  Pemasaran dan distribusinya  dilakukan oleh Koliga (Koperasi LIPI Gading) yang beralamatkan di tempat yang sama dengan kantor UPT BPPK LIPI Yogyakarta.
�Kendala pemasaran sangat dirasakan dalam memperkenalkan produk ini, karena sampai sekarang belum ada investor yang berminat. Saat ini pemasaran masih sebatas pesanan atau by orderdengan minimal pesanan 100 kaleng . Kemasan kaleng 250 gr dijual dengan harga antara Rp. 7.000,- sampai dengan Rp. 12.000,- tergantung jenis produknya,�  terang Angwar.
Meski pasar dalam negeri belum antusias merespon produk ini, Koliga  sudah go international dalam menjual sayur kalengan ini. Dr. Jonathan Agranoff, seorang dokter pada sebuah rumah sakit di Inggris, secara rutin  memesan Sayur Tempe bumbu Kari kaleng kemasan 250 gr. Ia memberikan tempe kari kepada pasiennya sebagai makanan terapi kanker. Lantaran terbukti memberikan hasil yang baik, maka permintaan meningkat dari 2.000 kaleng menjadi 6.000 kaleng/ bulan,�  tambah Angwar.
Setiap kaleng dihargai 3 poundsterling atau sekitar Rp 48.000.  Jadi bila dihitung, total penjualan setiap bulan yang diterima dari  dokter tersebut sebesar Rp 96 juta / bulan. 
Peluang baru industri kuliner
Dengan produksi sayur kemasan kaleng seperti ini sangatlah terbuka peluang usaha kuliner tanpa harus mempunyai rumah makan. Produk ini cocok untuk bekal jalan-jalan, pergi haji, dan juga oleh-oleh karena kemasannya sangat praktis. Nah,  para penggemar sayur berkuah santan tidak perlu khawatir. Kapan pun dan dimana pun kita berada dapat menikmati kelezatannya dengan tersedianya masakan tersebut dalam kemasan kaleng yang praktis dan ekonomis. Sebagai sasaran pasar yang dibidik yaitu kalangan menengah ke atas.  Untuk pemesanan dikenakan jumlah minimal sebanyak 100 kaleng.
Di pasar domestik, penjualan sayur kaleng tersebut baru merambah 2 pasar modern di Yogyakarta, yaitu Mirota dan Pamela Swalayan. Sementara di Bandung bekerjasama dengan pusat oleh-oleh Karya Umbi.  Diharapkan jaringan  super market modern juga membuka kesempatan untuk  bekerjasama dengan produsen sayur kaleng ini.
Sayur Kalengan




Minggu, 11 Maret 2012

Meski jauh, seharusnya tetap bisa kita lumpuhkan




Minggu lalu, ada sebuah berita hangat dan membahagiakan (meski bagi media sama sekali bukan berita yang �besar� seperti kasus wisma atlet) yakni mengenai makin terbangunnya kekuatan pertahanan RI meski pelan-pelan. Di situ disebutkan bahwa Indonesia berhasil mendapatkan komitmen T-o-T (Transfer of Technology) dari China untuk produk peluru kendali C-802A dan C-705 yang mampu menghancurkan target pada jarak 80-90 km.

Perjanjian ToT ini adalah langkap penting bagi percepatan kemampuan Indonesia membuat sendiri rudal jelalah serupa, atau yang bisa menjangkau target yang lebih jauh. Dalam perang konvensional, peran peluru kendali amat sangat vital, apalagi didukung dengan kekuatan matra lain, tentu akan lebih menjanjikan bisa melumpuhkan simpul-simpul kekuatan musuh.

Kita masih ingat dalam Perang Irak I-II, rudal-rudal diluncurkan dulu dari kapal-kapal induk AS dan sekutu, untuk melumpuhkan simpul-simpul kekuatan tentara Saddam Hussein, seperti anti-aircraft battery, landasan pesawat terbang, gudang-gudang senjata, pusat-pusat komando, dan lain-lain. Apakah Indonesia mempunyai kemampuan penghancur jarak jauh seperti itu? Mungkin..

Saat ini, mungkin memang belum sangat mumpuni. Indonesia sudah mempunyai andalan berupa rudal Yakhont (buatan Russia), yang kini menjadi salah satu lambang supremasi alutsista Indonesia. Yakhont terbukti mampu menghancurkan target jarak jauh (300 km).

Keberadaan Yakhont memang strategis bagi pertahanan Indonesia. Jangkauan 300 kilometer yang dimiliki Yakhont seandainya ditempatkan di pesisir timur dan utara Sumatera dapat menjangkau Semenanjung Malaya, Thailand Selatan, serta Kepulauan Nicobar dan Andaman. Seandainya digelar di Kepulauan Natuna-Anambas, rudal tersebut dapat mencapai sasaran di sekitar Kepulauan Spratly dan Paracel (salah satu area paling potensial untuk konflik di kawasan).

Seandainya digelar di wilayah timur Indonesia, di kawasan Sulawesi Utara, Maluku Utara, atau Papua, rudal Yakhont dapat menjangkau sasaran di Filipina selatan hingga Guam, yang menjadi salah satu basis militer terdepan AS. Adapun di wilayah selatan, di sekitar Kupang dan perairan Timor, rudal tersebut dapat menjangkau sasaran di Darwin dan sebagian kawasan Northern Territory Australia.

Adanya Yakhont, C-802A, C-705 dan rudal-rudal lain memang sedikit banyak menambah kekuatan penggetar dan penggentar Indonesia, namun ada beberapa hal yang musti juga menjadi perhatian. Pertama adalah kuantitas. Saya tidak tahu seberapa banyak Indonesia mempunyai rudal-rudal tersebut, namun saya meyakini, jumlahnya tidak sampai ratusan, apalagi ribuan. Kedua adalah daya jangkau. Dengan daya jangkau maksimal yang �hanya� 350 km, Yakhont tentu sedikit terkesan nanggung. Ketiga tentu saja jenis. Selain rudal surface-to-surface, Indonesia juga perlu mempunyai kemampuan mengatasi ancaman dari udara, surface-to-air. Saya selalu gagal meyakini bahwa tembakan-tembakan artileri anti pesawat terbang akan mampu merontokkan pesawat-pesawat musuh. Bagi orang awam militer seperti saya, kita perlu rudal yang mampu mencegat/mengejar pesawat yang menyerang. Dan sepertinya, kita belum banyak memiliki kemampuan itu.

Dengan adanya perjanjian ToT, saya meyakini bahwa Lembaga Penerbangan dan Antara Nasional (LAPAN) kita akan makin cepat mempunyai kemampuan membuat rudal-rudal jarak jauh, dan mampu diproduksi secara massal di dalam negeri. Sehingga, meski musuh kita masih ribuan kilometer jauhnya, kita tetap mampu melumpuhkan.

Bukan begitu?

Sumber : GNFI

Sabtu, 10 Maret 2012

Beberapa Kegiatan Sepele Yang Dapat Merusak Kesehatan

1. Mendengarkan Musik Lewat Earphone

Suka mendengarkan musik lewat earphone...???? Hmm..hati-hati bahayanya. Terlalu sering mendengar bunyi keras atau suara bising dalam tempo lama dan terjadi tiap hari bisa mengganggu pendengaran. Kajian Komisi Eropa menunjukkan, kebiasaan mendengar musik dengan earphone dengan volume tinggi (di atas 100 desibel), lebih dari satu jam sehari dalam jangka minimal lima tahun, membawa risiko gangguan pendengaran permanen.

Saat ini, 50-100 juta orang diperkirakan aktif mendengar musik melalui earphone setiap harinya. Berdasarkan penelitian, sebagian besar mereka menyetel volume hingga di atas 89 desibel (sekitar volume 90 %) untuk mengimbangi kebisingan lalu lintas. Gangguan pendengaran karena bising merupakan gangguan pendengaran tipe saraf (tuli sensorineural) akibat kerusakan koklea atau saraf sensoris.

Menurut dr.Ronny Suwento, SpTHT, dari Departemen Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT), RSCM, Jakarta, getaran kuat akibat gelombang suara keras akan merusak sel-sel rambut koklea dalam telinga dalam.
"Kerusakan itu akan menghambat impuls listrik mencapai saraf pendengaran sehingga tidak ada yang diteruskan ke otak untuk diinterpretasi sebagai suara," kata dr Ronny. Gangguan pendengaran akibat paparan suara bising terjadi secara bertahap. "Mungkin pada tahun-tahun awal orang itu tidak akan merasakan gangguan karena suara yang kita gunakan dalam komunikasi sehari-hari hanya 500-4000 desibel," tambahnya. "Lambat laun ambang batas pendengarannya makin menurun sampai akhirnya tidak bisa mendengar suara lagi," kata dr Ronny.

Telinga sendiri diciptakan dengan berbagai bagian fungsi yang saling bekerja sama sehingga seseorang mampu mendengar, memproses, dan memahami dunia di sekitarnya. Namun, saat suara di sekitar kita terlalu keras atau bising, sel-sel rambut yang halus di rumah siput dalam telinga (koklea) akan rusak. Sel rambut ini berfungsi menangkap frekuensi suara dan meneruskannya ke pusat persepsi pendengaran di otak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika alat pemutar musik digital yang disambungkan dengan earphone diputar pada volume optimal atau maksimal (intensitas sekitar 100 desibel), telinga hanya boleh terpapar maksimal 5 menit per hari. Pada volume 90 persen (90 desibel) hanya boleh terpapar selama 18 menit. Pada volume 80 persen (80 desibel), hanya boleh 1,2 jam dosis maksimal per hari. Dan, pada volume 70 persen (70 desibel), hanya boleh sekitar 4,6 jam maksimal per hari. Lebih dari itu, risiko terjadinya trauma bising akan lebih besar. Jadi, sebaiknya dipakai pada volume rendah karena akan lebih aman.

Ingat dengan pepatah yang mengatakan, �if it is too loud you are too old?� Semakin sering kita mendengarkan bunyi yang terlalu keras, maka usia kita akan jauh lebih tua dari usia sesungguhnya karena pendengaran kita terganggu.

2. Memakai Celana Jeans Ketat

Beberapa tahun terakhir, menggunakan celana jeans ketat (model pensil) menjadi tren di kalangan anak muda. Bahkan, artis papan atas Indonesia seperti The Changcuters pun menjadi salah satu pecinta celana jenis ini. Tak tanggung-tanggung, celana ini bukan sekedar ketat, tapi juga menempel seolah menjadi kulit kedua bagi pemakainya.

Memang tak terhitung banyaknya pengguna celana jeans ketat. Namun, mungkin hanya segelintir yang mengerti efek negatif memakai celana jenis itu. Menurut dr. Ryan Thamrin, penggunaan celana jeans ketat pada wanita kerap menimbulkan masalah. Antara lain:

Bagi Pria
Penggunaan celana jeans ketat yang terlampau sering menyebabkan daerah di sekitar kemaluan menjadi panas, sehingga berbahaya untuk sperma. Hasil penelitian di Indonesia menyebutkan bahwa kualitas sperma pria mengalami penurunan bila terlalu sering mengenakan celana jeans ketat. Disebutkan, jumlah sperma yang biasanya 60 juta per mililiter dapat turun drastis menjadi 20 juta per mililiter.

Secara ilmiah, hal ini dapat dijelaskan. Suhu yang tidak normal pada skrotum, yaitu lapisan yang melindungi kemaluan, dapat berakibat buruk pada kualitas sperma karena tumpukan keringat yang tidak bisa keluar di sekitar organ reproduksi. Sehingga dapat menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma. Bila diteruskan akan menjadi gatal dan menjalar ke bagian buah zakar.

Bagi Wanita
Banyak para wanita yang menginginkan penampilan terlihat sexy,sehingga mengenakan pakaian yang cenderung ketat agar dapat menunjukkan bentuk tubuhnya. Khususnya para pelajar dan mahasiswa sering sekali mereka mengenakan celana jeans yang ketat, hingga celana jenis ini menjadi pilihan utama bagi mereka. Tetapi apakah mereka tahu kalau mengenakan celana jeans terus menerus kurang baik untuk kesehatan terutama bagi organ intim kewanitaan.

Celana jeans ini terbuat dari bahan yang cukup tebal, apalagi yang jenis straight jeans atau celana jeans yang pas di badan. Hal ini dapat menimbulkan rasa panas di bagian organ kewanitaan dan memicu produksi keringat yang cukup banyak. Ditambah lagi sirkulasi udara di daerah kewanitaan juga terganggu akibat bahan yang tebal itu, padahal daerah tersebut memerlukan sirkulasi udara yang cukup, agar keringat cepat mengering.

Apabila hal ini terjadi terus menerus maka, daerah itu akan menjadi lembab dan mudah sekali memicu tumbuhnya jamur. Disamping itu resiko untuk terjadinya iritasi maupun infeksi juga bertambah besar. Bila hal ini dibiarkan terus menerus maka akan membahayakan organ kewanitaan yang mengancam kesehatan reproduksi. Selain itu dengan menggunakan celana ketat, perut akan terasa sakit dan pernafasan juga akan terganggu karena perut selalu dalam keadaan tertekan yang pada akhirnya proses BAK (Buang Air Kecil) dan BAB (Buang Air Besar) juga akan terganggu. Jadi, dengan kenyataan yang demikian, maka perlu anda pertimbangkan jika ingin menggunakan celana ketat.

3. Menaruh Dompet di Saku Belakang Celana

Biasa meletakkan dompet di saku belakang celana? Waspadalah. Kebiasaan itu ternyata bisa mempengaruhi saraf-saraf yang ada di tubuh. Para ahli mengungkapkan orang-orang yang duduk dengan dompet di saku belakang celana memiliki risiko merusak saraf-saraf kunci. Kondisi ini sudah menjadi sangat umum di masyarakat hingga dijuluki dengan nama hip-pocket syndrome atau wallet-neuropathy. Laki-laki yang selalu meletakkan dompet di saku belakangnya adalah kelompok yang paling berisiko terkena kondisi ini.

Ahli fisioterapi menuturkan adanya lonjakan jumlah laki-laki yang menderita atau mengeluhkan sakit punggung bagian bawah, dan diduga posisi dompet menjadi penyebab utama kondisi ini. �Saat ini semakin banyak pasien saya yang datang ke klinik dengan keluhan seperti itu. Kondisi ini dipicu oleh posisi dompet yang menekan saraf di belakang tubuh dan seiring waktu bisa menyebabkan linu panggul,� ujar Julian Forth, seorang fisioterapis di Buckhurst Hill, Essex, seperti dikutip dari BBCNews, Senin (14/3/2011).

Forth mengungkapkan dompet tersebut akan menekan saraf-saraf di tubuh baik pada saat orang mengemudi atau ketika duduk di tempat kerja. Kondisi ini juga bisa mengakibatkan rasa sakit atau mati rasa pada pergelangan kaki, kaki bagian bawah dan menimbulkan rasa sakit saat berjalan, duduk atau berbaring. Jika seseorang meletakkan dompet di saku belakang, maka akan menimbulkan ketidakseimbangan yang secara tidak sadar melibatkan otot, tulang dan yang paling penting adalah sistem saraf. Ketidakseimbangan ini membuat seseorang duduk cenderung miring dan mencoba untuk tetap menjaga keseimbangan yang berpusat pada panggul.

Kondisi ini kemungkinan melibatkan satu atau dua kurva kompensasi dari tulang belakang yang membuat posisinya menjadi tidak sejajar. Secara tidak sadar hal ini akan membuat bahu menjadi merosot. Itulah sebabnya meletakkan dompet di saku belakang bisa menyebabkan nyeri pada leher, punggung dan juga bahu. Jika laki-laki berpikir bahwa ia tidak mengalami keluhan apapun, sebaiknya tetap menghindari kebiasaan tersebut.

Meski demikian ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari risiko gangguan saraf, seperti dikutip dari siouxcityjournal.com yaitu:
1. Melakukan sedikit peregangan sebelum duduk
2. Mengeluarkan dompet dari saku belakang sebelum duduk meskipun dompet tersebut tidak tebal
3. Meletakkan dompet pada tempat alternatif lainnya seperti saku jaket atau di dalam tas
4. Duduklah dengan nyaman di kursi atau sofa dengan permukaan yang datar sehingga tidak mengganggu saraf dan struktur tulang serta ototnya benar
5. Jika sudah timbul keluhan sebaiknya segera konsultasikan dengan fisioterapis untuk memperbaiki postur tubuh dan tidak memperburuk keadaan.

4. Membunyikan Tulang Leher/Badan Lainnya

Memutar kepala setelah dipijat atau saat leher terasa pegal memang sangat menyenangkan. Kepala merasa lebih enteng dan rasa sakit yang ada di kepala apakah itu pusing atau sakit kepala, umumnya segera hilang setelah terdengar bunyi tersebut.

Padahal, kebiasaan itu mempunyai akibat sampingan yang cukup berbahaya. Salah satunya, syaraf bisa terjepit di sela-sela tulang ekor leher. Menurut Brian Cassaza, M.D, dari Universitas California, Amerika, bila salah urat syaraf terjepit di antara tulang ekor leher. Maka, efeknya bisa bemacam-macam, tergantung dari jaringan saraf itu menuju ke mana. Tapi, pada umumnya, akan mengakibatkan organ tubuh seperti kaki dan tangan sulit dikomando oleh otak. Orang yang mengalami hal tersebut, biasanya berjalan seperti robot, karena, otak gagal memberi instruksi kepada organ-organ tubuh untuk melakukan apa yang diiinginkan.

Berjalan seperti robot merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan, jika orang itu menggunakan sandal, dapat dipastikan bahwa sandalnya akan mudah terlepas dari telapak kakinya, akibat jari-jari tidak mampu menekan bagian dasar sandal. Atau, bila makan harus disuapi. Karena, tangan sulit sekali membawa sendok hingga ke ujung bibir, sebagaimana layaknya orang sedang menyuap makanan ke dalam mulut.

Sama halnya dengan membunyikan tulang leher, gerakan membunyikan buku-buku jari juga merupakan kebiasaan yang salah karena menyalahi aturan persendian normalnya dan dapat menghancurkan tulang-tulang rawan di dalamnya.Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka dapat menimbulkan penyakit sendi yang kronis di kemudian hari.

Nah solusinya klo mau menghilangkan pegal tanpa "kretek-kretek" klik disini gan

DARI MANA ASALNYA BUNYI �KRETEK� ITU???

Para ilmuwan biomedis telah mempelajari apa yang sebenarnya terjadi ketika Anda menekuk tulang sendi jari dengan menggunakan mikrofon yang sensitif (untuk mendengarkan dan menganalisis bunyi) dan ukuran bunyi (untuk mengukur jumlah tarikan pada jari). Mereka menemukan bahwa dua suara yang terpisah biasanya muncul ketika Anda membuyikan buku jari. Buku jari adalah sendi yang membuat jari Anda dapat ditekuk. Di dalam ruang sendi di antara tulan-tulang terdapat cairan dan ikatan sendi (ligamen) di setiap sisi ruang sendi yang menyatukan tulang.

Ketika Anda menarik jari (�menceklek� sendi), Anda membuat ruang sendi makin besar. Akibatnya, tekanan dalam ruang sendi makin menurun. Segera saja, ikatan sendi tersedot ke dalam. Ketika tekanan menurun,muncullah gelembung (paling sering karbon dioksida), hanya dalam satu per ribuan detik. Ketika muncul, gas ini akan menimbulkan bunyi letupan yang merupakan suara pertama.

Gelembung itu mengisi 15% ruang sendi yang sekarang menjadi lebih besar. Karena ruang sendi mendadak diisi oleh gelembung, cairannya tiba-tiba mendorong ikatan sendi dan mendorongnya ke posisi semula. Pada saat ligamen �didorong kembali� muncullah bunyi kedua. Energi yang hilang dalam sendi sangat rendah, sekitar 7% dari yang Anda perlukan untuk merusak tulang rawan. Namun, jika Anda sering melakukannya, itu akan menjadi cerita yang jauh berbeda.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Dr. Daniel Unger, yang telah membunyikan buku jari tangan kirinya selama 50 tahun. Ia kemudia membandingkan tangan kiri (buku sendi yang sering dibunyikan) dengan tangan kanannya (yang tidak pernah dibunyikan). Tangan kirinya tidak terkena artritis, sama seperti tangan kanannya, namun satu orang merupakan sampel yang sangat kecil.

Penelitian lain meneliti 300 orang yang telah membunyikan buku jarinya selama 35 tahun. Tidak ada kasus artritis pada tangan mereka. Mereka memang memiliki sendi yang membesar (bukan masalah besar). Namun, hal yang mengejutkan adalah tangan mereka lebih lemah, kekuatan tangan mereka seperempat kekuatan yang seharusanya!

Jadi, membunyikan buku jari tidak menggangu Anda dalam waktu singkat, namun 35 tahun dari sekarang, Anda mungkin tidak akan dapat membuka botol selai! Bagaimana pendapat Anda? Masih mau �menceklek� buku jari Anda lagi?

5. Mandi Malam Hari

MANDI adalah salah satu upaya membersihkan badan. Mandi biasanya dilakukan sehari 2 kali, yakni pagi setelah bangun tidur dan sore hari sepulang dari aktivitas seharian. Mandi jarang dilakukan pada malam hari, kecuali bagi mereka yang pada sore hari tidak sempat mandi karena ada pekerjaan sampai agak malam. Lalu apakah mandi malam berefek buruk bagi kesehatan?

Menurut dr.Cici Lia Novita, mandi pada malam hari sebenarnya tidak membawa dampak negatif bagi kesehatan bagi orang yang tidak mempunyai riwayat penyakit tertentu seperti rematik, jantung dan asma. Ia mengakui, jika waktu malam hari itu udara khususnya di Indonesia kelembabannya lebih tinggi sehingga bila tubuh yang sudah kedinginan diberi air dingin akan menjadi kaku. �Tidak masalah, selama kondisi tubuh sehat dan tidak ada penyakit rematik, jantung dan asma,� ujarnya.

Bagi penderita penyakit rematik memang tidak dianjurkan untuk mandi malam hari, karena dengan semakin dinginnya tubuh dan sendi akan membuat sendi-sendi yang terkena rematik menjadi kaku sehingga akan timbul rasa sakit yang kita kenal sebagai serangan rematik. �Makanya jika bisa mandi lebih pagi kenapa harus selalu mandi di malam hari, agar tubuh jadi tidak kedinginan. Untuk menghindari akibat yang tidak diinginkan,� ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada UGM) ini.

Sebenarnya kebiasaan mandi malam tidak berpengaruh secara langsung terhadap timbulnya penyakit rematik. Mandi malam akan berpengaruh terhadap timbulnya nyeri sendi jika memang sudah memiliki riwayat penyakit rematik sebelumnya. Hal tersebut berkaitan dengan menyempitnya pembuluh darah akibat hawa dingin yang akan berpengaruh pada kurang tersuplainya oksigen ke sendi sehingga terjadilah nyeri.

Namun, ada baiknya jika cuaca dingin, mandi malam hari menggunakan air yang hangat dan ketika badan tidak sedang sakit. �Kalaupun rematik, kalau pakai hangat sebenarnya tidak masalah. Apalagi, jika kondisi tubuh sedang gerah dan lelah. Karena mandi akan membuat tidur lebih nyenyak,� ujar dr Cici.

Mengenai mandi malam bagi ibu hamil, dr Cici mengatakan sama saja. Hanya saja, sebaiknya menggunakan air hangat karena biasanya pada saat hamil pembuluh darah menyempit dan ini juga terjadi pada tubuh dalam keadaan dingin. �Makanya dengan air hangat akan mencegah risiko terjadinya sakit kepala. Karena air hangat bisa memperlebar kembali pembuluh darah yang menyempit,� terangnya. Pada pagi hari pun demikian. Jika kondisi cuaca dingin, ada baiknya bagi penderita rematik untuk mandi air hangat. �Jadi bukan karena malam atau siang, tapi karena suhu air dan udara saja,� ujarnya.

Lalu bagaimana kita mengetahui jika kita memiliki rematik? Ia menjelaskan, salah satu gejala rematik adalah seseorang yang sering merasakan nyeri sendi pada pagi hari, nyeri sendi saat baru bergerak. Penyakit ini bisa menimpa semua usia, namun berisiko pada usia lanjut dan orang yang memiliki berat badan berlebih.

Rematik, kata dr Cici, sebenarnya terdiri dari beberapa jenis. Jenis-jenis rematik tersebut bergantung pada penyebab terjadinya rematik. Sebagian besar rematik disebabkan oleh adanya peradangan pada sendi. Peradangan sendi ini pun dapat terjadi mulai dari kekurangan hormon estrogen, faktor genetik, osteoporosis, dan lainnya Ditanya soal makanan, sebenarnya tidak ada pantangan khusus untuk makanan. Biasanya yang terkait dengan pola makan ada penyakit asam urat. �Gejalanya memang mirip dengan rematik,� ujarnya.

Kliping dari berbagai sumber

Selasa, 06 Maret 2012

Poster Film Indonesia Hasil Jiplakan ? Semuanya-kah ?

Entah kebetulan atau memang sengaja, ternyata beberapa poster film yang ada di Indonesia yang selama ini beredar hampir sama dengan poster Film yang ada di luar negeri. Masak sih, coba lihat seksama di gambar deh. Lalu kasih komentar ya ;)



HOT CHICK vs NAMAKU DICK:



LOVE ACTUALLY vs LOVE:



THE SKELETON KEY vs KALA:



FREEDY VS JASON vs pocongkkkk VS KUNTILANAK:



MARRYING THE MAFIA vs GET MARRIED 2:



AZUL OSCURO CASI NEGRO vs PUTIH ABU-ABU DAN SEPATU KETS:



DRIVE ANGRY vs DEDEMIT GUNUNG KIDUL:



THE SLEEPING DICTIONARY vs LOVE IS CINTA:



HORORFEST 2007 vs HANTU PUNCAK DATANG BULAN:



PRIDE & PREJUDICE vs SELAMANYA:



BELUM CUKUP UMUR vs THE TIME TRAVELER'S WIFE:

Itu baru sedikit contoh lo, tentunya masih banyak juga, entah memang mirip atau sengaja jiplak. Entahlah, mungkin masih banyak lo. Ada tambahan ?

Sumber : Kaskus

Jumat, 15 April 2011

Mitos Minuman Kesehatan

London (ANTARA News) - Perusahaan raksasa minuman dunia Coca Cola terhempas dari daftar tahunan 10 merk ternama di dunia untuk kali pertama. Perusahaan itu berada di peringkat 16, karena konsumen kini lebih memilih minuman kesehatan ketimbang minuman bersoda.

Kenyataan itu menunjukan bahwa telah terjadi pergeseran kebiasaan memilih minuman di kalangan masyarakat selama dua dekade terakhir, dari minuman bersoda menjadi minuman kesehatan.

Di tingkat global, konsumsi air kemasan mengalami peningkatan sampai empat kali lipat antara tahun 1999 dan 2005. Di Inggris, industri itu mencatat jumlah angka penjualan mencapai dua milyar poundsterling, sebagaimana dikutip dari laman The Guardian.

Akhir-akhir ini banyak ditemukan dan dijual air minum bervitamin plus mineral, air dengan tambahan elektrolit yang dapat mendongkrak energi dan memantik relaksasi. Volume penjualan Coca Cola terusik. Padahal, perusahaan minuman global itu telah berpengalaman selama kurang lebih 115 tahun.

Pilih minuman kesehatan atau limun atau cola? Sebotol Coca Cola 500 mililiter mengandung 35 gram gula. "Informasi gizi jelas tertera di semua label minuman," kata manajer pemasaran sebuah perusahaan minuman di Inggris. Ada juga minuman yang tidak mengandung bahan pengawet dan konsentrat buah-buahan.

Konsumen dapat saja diperdaya lantaran diiming-imingi pencantuman kata air minum "bervitamin" atau "bercita rasa buah-buahan" bahkan "bebas dari bahan pengawet". Tentunya ini terpulang kepada persepsi masing-masing konsumen.

Pada Januari, Badan Standarisasi Perikalanan Inggris menyatakan sebuah iklan air bervitamin dan bergizi (Vitaminwater) kedapatan menyesatkan konsumen. Ini termasuk minuman yang disebut-sebut telah ditambahi vitamin C, padahal minuman berkalori itu nyatanya setara dengan lima sendok teh gula.

Minuman yang disebut-sebut berkhasiat dapat menghilangkan stres, nyatanya setelah melalui penelitian, mengandung L-theanine, jenis asam amino yang ditemukan dalam teh hijau.

Selain itu ada phosphatidylserine, yang dapat membantu untuk mempertahankan dan meningkatkan kebugaran tubuh. Ada juga kandungan vitamin D3 yang membantu pertumbuhan tulang.

"Untuk klaim minuman kesehatan harus sesuai dengan standar lembaga kesehatan Uni Eropa. Banyak minuman bervitamin belum memperoleh sertifikat produk," kata ketua British Nutrition Foundation, Bridget Benelan.

"Jika Anda mengkonsumsi minuman kesehatan dalam jumlah besar, maka saatnya Anda mulai khawatir," katanya. "Jika Anda ingin minum, biasanya karena Anda haus, bukan karena Anda memerlukan energi - dan itu tidak berarti bahwa nanti Anda tidak lagi perlu makan."

Inikah mitos minuman kesehatan?

Sumber: antaranews.com
(A024)

Jumat, 07 Januari 2011

Langing Dengan Cara Alami

Mungkin diet yang anda lakukan membuat anda pusing karena tidak kunjung ada hasilnya. Mumpung awal tahun ayo capai berat ideal secara alami.
1. Harus bilang "Saya pasti bisa!!!! "
Setiap usaha selalu diawali dari niat. Tanamkan kata - kata itu dalam pikiran, walau godaan akan selalu datang. Anda harus memotivasi diri sampai tujuan anda segera tercapai.
2. Tak Perlu Diet
Diet memang akan menurunkan berat badan anda tapi hanya untuk jangka pendek. Yang penting adalah pilih makanan yang seimbang nilai gizinya sesuai kebutuhan tubuh agar kalori yang dimakan bisa dimanfaatkan tubuh secara optimal.
3. Makan Teratur
Terapkan pola makan harian yang teratur, sedikitnya tiga kali dalam sehari. Jangan lewatkan sarapan untuk memberikan anda cukup tenaga untuk beraktivitas seharian. Cukup dengan pisang, yogurt, sereal atau roti yang mengandung banyak serat dan protein, anda akan tetap kenyang hingga waktu makan siang.
4.Baca Ingredient
Perhatikan yang anda makan. Anda perlu membaca kandungan gizi dan jumlah kalori pada kemasan. Sesuaikan jumlah kalori yang anda butuhkan dalam sehari.
5. Konsumsi Serat dan Protein
Serat dalam buah dan sayur akan membantu menurunkan kolestrol dan memperlancar pengosongan saluran pencernaan.Tak hanya itu serat juga mempercepat rasa kenyang jadi secara alami mengurangi porsi makan secara alami.Selain serat protein juga membuat perut kenyang dalam beberapa jam.

sumber: infogue.com

Jangan Minum Air Putih Sambil Berdiri

Air putih yang diminum dengan cara yang salah ternyata juga bisa merugikan kesehatan. Menurut kajian kesehatan akupuntur, air putih lebih baik diminum sambil duduk. Sebab air yang kita minum tersebut akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Sebaliknya, air putih yang diminum sambil berdiri akan langsung menuju kandung kemih tanpa penyaringan sehingga menimbulkan pengendapan di saluran ureter. Limbah-limbah yang mengendap di ureter ini bisa menyebabkan kristal ginjal yang sangat berbahaya.Oleh sebab itu, biasakan minum air putih sambil duduk dan minumlah dengan porsi yang cukup dan tidak terburu-buru untuk menjaga kesehatan kita.

Selasa, 04 Januari 2011

Inilah Kota Sex di Indonesia - HOT DUNIA MALAM



Inilah Kota Sex di Indonesia. Pernahkan anda membayangkan jika kota tempat tinggal anda adalah kota yang memiliki aktifitas sex yang cukup tinggi, dengan tingkat dunia malam yang memberikan kebebasan kepada para pemuja syahwat...

berikut ini daftar kota dengan tingkat sex tertinggi:

1. Surabaya. Terkenal dengan beberapa lokalisasinya yang sekarang sudah menjadi lokalisasi terselubung.



2. Jakarta. Kota Metropolitan dengan dunia hiburan malamnya




3. Malang. Kota wisata dengan kesejukan pegunungannya. serta Villa yang bertebaran




4. Yogyakarta. Kota pendidikan dengan kebebasan berinspirasi termasuk dunia bawahnya.



5. Bandung. Kota kembang juga kota kembang desanya.



6. Bogor. Kota hujan dengan Villa-villanya seperti kota malang.



7. Semarang. Kota Pelajar dan kost-kostan yang terkenal bebas.



8. Indramayu. Kota dengan penghasil wanita malamnya.

9. Tangerang. Kota seribu Kontrakan seribu kebebasan walau hotelnya lumayan ketat dalam pengawasan

10. Serang. kota pantai dengan berbagai hotel dan penginapan

5 Kebohongan Pria Saat Kencan Pertama

Mungkin pria tampak menyakinkan saat menceritakan kehidupannya. Eits, tunggu dulu, jangan langsung mempercayainya, apalagi saat kencan pertama kali.

Menurut survei yang dilakukan website mycelebrityfashion.co.uk menunjukkan, sebagian peserta yang mengikuti survei menyatakan, mereka lebih banyak berbohong saat melakukan kencan pertama kalinya. Hal tersebut diakui oleh para responden untuk mendapatkan kesan baik yang menguntungkan untuk dirinya sendiri.

Seperti dikutip dari genius beauty, berikut lima kebohongan pria yang dilakukan saat kencan pertama.

Kebohongan pertama

Sebanyak 47 persen pria berbohong tentang pekerjaannya. Pria lebih merasa senang dan bangga dengan posisinya yang tinggi di suatu perusahaan, sehingga biasanya mereka akan berbohong dalam hal tersebut. Tujuannya, tentu saja agar terlihat hebat.

Kebohongan kedua
Sebanyak 38 persen berbohong tentang kehidupan percintaannya di masa lalu. Pria biasanya berbohong tentang jumlah mantan yang sebenarnya.

Kebohongan ketiga

Sebanyak 25 persen pria akan berbohong tentang hobinya. Mereka akan mengatakan beberapa hobi yang menantang, yang sesungguhnya mereka sendiri takut. Misalnya pria mengaku menyukai hobi paralayang atau balap mobil. Mereka bisa saja berbohong tentang pengakuannya, tujuannya tentu saja agar dianggap macho.

Kebohongan keempat
Sebanyak 19 persen pria berbohong tentang mobil. Mereka akan mengaku memiliki mobil atau memiliki mobil yang lebih bagus daripada mobil yang dipakai saat kencan pertama atau dia mengaku bisa menyetir yang sesungguhnya mereka tidak bisa.

Kebohongan kelima

Sebanyak 12 persen pria menceritakan tentang kodisi hidupnya. Mereka biasanya akan berbohong bahwa mereka hidup sendiri dan tidak dengan orang tua.


Percaya atau tidak, hanya anda yang mengetahui. So, pelajari pasangan anda sekarang juga, atau ingat-ingat ketika anda pertama kali kencan dengan pacar anda. Selamat mencoba !!

Sumber : Wolipop

3 Tipe Wanita Yang Membuat Pria Tidak Nyaman

Banyak karakteristik wanita yang disukai pria. Salah satunya adalah wanita cantik, namun tidak selamanya wajah cantik dan kemolekan tubuh disukai oleh pria, bila tidak dibarengi dengan sikap dan perilaku yang kurang tepat.

Seperti dikutip dari ezinearticles, berikut tiga tipe wanita yang bisa membuat Pria tidak merasa nyaman.
Terlalu sensitif
Wanita yang terlalu sensitif perasaanya membuat pria serba salah. Jika Anda termasuk wanita yang tidak bisa menerima kritikan dan lelucon dari pasangan bisa membuat hubungan asmara tidak dapat bertahan lama. Perilaku sensitif yang ditunjukkan juga membuat pasangan merasa malas untuk di dekat Anda.

Cemburu yang tidak rasional
Cemburu merupakan bumbu dalam suatu hubungan. Namun, jika rasa cemburu menjadi berlebihan perlu diwaspadai. Tidak wajar bila dalam selang waktu lima menit sekali Anda menghubungi si dia. Tidak hanya menanyakan kabar, Anda juga menanyakan bersama siapa dia dan saat bertemu Anda memeriksa ponselnya. Hubungan seperti ini tentu tidak baik bila terus dijalani dan lebih parahnya lagi, biasanya dibarengi dengan sikap protektif yang berlebihan.

Dasar dari perasaan cemburu adalah karena kurangnya kepercayaan. Oleh sebab itu mulailah bangun kepercayaan terhadap pasangan untuk hubungan yang lebih baik.

Terlalu matrealistis
Ketidaknyamanan terburuk yang dirasakan pria adalah bila pasangannya terlalu matrealistis. Jika Anda ingin tampil cantik depan pasangan, namun selalu memanfaatkan uang pasangan tentunya Anda tidak akan dilihat cantik oleh pasangan. Membeli sepatu dan baju yang mewah tidaklah buruk, namun ada baiknya tidak bergantung pada pasangan. Sebaiknya buatlah pasangan terkesan dengan kemampuan yang Anda miliki bukan keterkaitan dan ketergantungan Anda dengan uangnya.

Sumber : wolipop

Jumat, 21 Mei 2010

Sejarah Asal Mula Nama Daerah di Jakarta.

Kota Jakarta adalah jantung ibukota dari negara Republik Indonesia di mana
pusat perekonomian beserta berjuta permasalahannya ada di kota kecil padat
penduduk ini. Di balik nama beberapa daerah di Jakarta tersimpan kisah,
cerita dan sejarah dari mana nama itu muncul.
Berikut di bawah ini adalah beberapa asal-muasal nama daerah terkenal di DKI Jakarta :

1. Glodok
Asalnya dari kata grojok yang merupakan sebutan dari bunyi air yang jatuh
dari pancuran air. Di tempat itu dahulu kala ada semacam waduk penampungan
air kali ciliwung. Orang tionghoa dan keturunan tionghoa menyebut grojok
sebagai glodok karena orang tionghoa sulit mengucap kata grojok seperti
layaknya orang pribumi.

2. Kwitang
Dulu di wilayah tersebut sebagian tanah dikuasai dan dimiliki oleh tuan
tanah yang sangat kaya raya sekali bernama Kwik Tang Kiam. Orang Betawi
jaman dulu menyebut daerah itu sebagai kampung si kwi tang dan akhirnya
lama-lama tempat tersebut dinamai kwitang.

3. Senayan
Dulu daerah senayan adalah milik seseorang yang bernama wangsanaya yang
berasal dari Bali. Tanah tersebut disebut orang-orang dengan sebutan
wangsanayan yang berarti tanah tempat tinggal atan tanah milik wangsanaya.
Lambat laun akhirnya orang menyingkat nama wangsanayan menjadi senayan.

4. Menteng
Daerah Menteng Jakarta Pusat pada zaman dahulu kala merupakan hutan yang
banyak pohon buah-buahan. Karena banyak pohon buah menteng orang menyebut
wilayah tersebut dengan nama kampung menteng. Setelah tanah itu dibeli oleh
Pemerintah Belanda pada tahun 1912 sebagai lokasi perumahan pegawai
pemerintah Hindia Belanda maka daerah itu disebut menteng.

5. Karet Tengsin

Nama daerah yang kini termasuk kawasan segitiga emas kuningan ini berasal
dari nama orang cina yang kaya raya dan baik hati. Orang itu bernama Tan
Teng Sien. Karena baik hati dan selalu memberi bantuan kepada orang-orang
sekitar kampung, maka Teng Sien cepat dikenal oleh masyarakat sekitar dan
selalu menyebut daerah itu sebagai daerah Teng Sien. Karena pada waktu itu
banyak pohon karet, maka daerah itu dikenal dengan nama Karet Tengsin.

6. Kebayoran
Kebayoran berasal dari kata kebayuran, yang artinya "tempat penimbunan kayu
bayur". Kayu bayur yang sangat baik untuk dijadikan kayu bangunan karena
kekuatanya serta tahan terhadap rayap.

7. Lebak Bulus

Daerah yang terkenal dengan stadion dan terminalnya diambil dari kata
"lebak" yang artinya lembah dan "bulus" yang berarti kura-kura. Jadi lebak
bulus dapat disamakan dengan lembah kura-kura. Kawasan ini memang kontur
tanahnya tidak rata seperti lembah dan di kali Grogol dan kali Pesanggrahan-
dua kali yang mengalir di daerah tersebut-memang terdapat banyak sekali
kura-kura alias bulus.

8. Kebagusan
Nama kebagusan-daerah yang menjadi tempat hunian mantan presiden
megawati-berasal dari nama seorang gadis jelita, Tubagus Letak Lenang.
Konon, kecantikan gadis keturunan kesultanan banten ini membuat banyak
pemuda ingin meminangnya. Agar tidak mengecewakan hati pemuda itu,ia
akhirnya memilih bunuh diri. Sampai sekarang makam itu masih ada dan dikenal
dengan nama ibu Bagus.

9. Ragunan

Berasal dari Wiraguna, yaitu gelaran yang di sandang tuan tanah pertama
kawasan tersebut berna Hendrik Lucaasz Cardeel, yang diperolhnya dari sultan
banten Abunasar Abdul Qahar, putra Sultan Ageng Tirtayasa.

10. Pasar Rumput
Dulu, tempat ini merupakan tempat berkumpulnya para pedagang pribumi yang
menjual rumput. Para pedagang rumput terpaksa mangkal dilokasi ini karena
mereka tidak diperbolehkan masuk ke permukiman elit menteng. Saat itu, sado
adalah sarana transportasi bagi orang-orang kaya sehingga hampir sebagian
besar penduduk menteng memelihara kuda.

11. Paal Meriam
Asal usul nama daerah yang berada diperempatan Matraman dengan jatinegara
ini berasal dari suatu peristiwa sejarah yang terjadi sekitar tahun 1813.
Pada waktu itu pasukan artileri meriam inggris yang akan menyerang batavia,
mengambil daerah itu untuk meletakan meriam yang sudah siap ditembakan.
Peristiwa tersebut sangat mengesankan bagi masyarakay sekitar dan menyebut
nama daerah ini paal meriam (tempat meriam disiapkan)

12. Cawang
Duku, ketika belanda berkuasa, ada seorang letnan melayu yang mengabdi pada
kompeni, bernama Ende Awang. Letnan ini bersama anak buahnya bermukim di
kawasan yang tak jauh dari jatinegara. Lama kelamaan sebutan Ence Awang
berubah menjadi Cawang.

13. Pondok Gede
Sekitar Tahun1775, Lokasi ini merupakan lahan pertanian dan peternakan yang
disebut dengan onderneming. Di sana terdapat sebuah rumah yang sangat besar
milik tuan tanah yang bernama Johannes Hoojiman. Karena Merupakan
satu-satunya bangunan besar yang ada dilokasi tersebut, banguna itu sangat
terkenal. Masyarakat pribumi pun menjulukinya "Pondok Gede"

14. Condet Batu Ampar dan Balekambang
Pada jaman dahulu ada sepasang suami istri, namanya pangeran geger dan nyai
polong, memiliki beberapa orang anak. Salah satu anaknya, perempuan, di beri
nama Siti Maemunah, terkenal sangat cantik. Pangeran Astawana, anak pangeran
Tenggara atau Tonggara asal makassar pun tertarik melamarnya.
Siti Maemunah meminta dibangunkan sebuah rumah dan tempat peristirahatan
diatas empang, dekat kali ciliwung, yang harus selesai dalam satu malam.
Permintaan itu disanggupi dan menurut legenda, esok harinya sudah tersedia
rumah dan sebuah bale disebuah empang dipinggir kali ciliwung. Untuk
menghubungkan rumah itu dengan kediaman keluarga pangeran tenggara , dibuat
jalan yang diampari (dilapisi) Batu.
Demikian menurut cerita, tempat yang dilalui jalan yang diampari batu itu
selanjutnya disebut batu ampar, dan bale (balai) peristirahatan yang
seolah-olah mengambang di atas air itu di sebut Balekambang.

15.Buncit : dulunya di jalan buncit raya sekarang ada pedagang kelontong China
berperut gendut (Buncit) yg terkenal.

16. Bangka : dulunya disana banyak ditemukan mayat (bangke/bangkai) orang yg
dibuang di kali krukut.

17. Cilandak : konon di sana pernah ditemukan seekor landak raksasa

18. Tegal Parang : di sana banyak ditemukan alang2 tinggi (tegalan) yg di potong
dgn parang(golok) .

19. Blok A/M/S : dulunya sekitar situ tempat pembukaan perumahan baru yg
ditandai dgn blok, mulai A-S. Sayang yg tersisa tinggal 3 blok doang.

20. Kampung Ambon.
Berlokasi di Rawamangun, Jakarta Timur, nama Kampung
Ambon sudah ada sejak tahun 1619. Pada waktu itu JP Coen sebagai
Gubernur Jenderal VOC menghadapi persaingan dagang dengan Inggris.
Untuk memperkuat angkatan perang VOC, Coen pergi ke Ambon lalu
merekrut masyarakat Ambon untuk dijadikan tentara. Pasukan dari
Ambon yang dibawa Coen itu kemudian diberikan pemukiman di daerah
Rawamangun, Jakarta Timur. Sejak itulah pemukiman tersebut dinamakan
Kampung Ambon.

21. Sunda Kelapa.
Sunda Kelapa merupakan sebutan sebuah pelabuhan di
teluk Jakarta. Nama kelapa diambil dari berita yang terdapat dalam
tulisan perjalanan Tome Pires pada tahun 1513 yang berjudul Suma
Oriental. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa nama pelabuhan itu
adalah Kelapa. Karena pada waktu itu wilayah ini berada di bawah
kekuasaan kerajaan Sunda maka kemudian pelabuhan ini disebut Sunda
Kelapa.

22. Pasar Senen.
Pasar Senen pertama kali dibangun oleh Justinus Vinck.
Orang-orang Belanda menyebut pasar ini dengan sebutan Vinckpasser
(pasar Vinck). Tetapi karena hari pada awalnya Vinckpasser dibuka
hanya pada hari Senin, maka pasar itu disebut juga Pasar Senen
(disesuaikan dengan kebiasaan orang-orang yang lebih sering menyebut
Senen ketimbang Senin). Namun seiring kemajuan dan pasar Senen
semakin ramai, maka sejak tahun l766 pasar ini pun buka pada hari-
hari lain.

23. Taman Anggrek.
Taman Anggrek berawal dr keinginan bu Tien untuk mengambil kebon anggrek
milik juragan tanah sunda bernama Rasman, yg di kenal orang2 skitar dgn nama
H. Rasman karna dia memiliki tanah ber-hektar2 di Cipete. Jadi bu Tien
mengambil bunga2 anggrek tersebut dgn niat membeli (tapi namun tidak di
bayar) yg akhirnya di pindahkan ke daerah jakarta barat situh yg skrg jd
Mall Taman Anggrek.
Kmudian di pindahkhan lagi ke yg skrg smua orang ketahui ada di Taman Mini
Indonesia Indah.
Walopun bunga2 anggreknya dah gak ada, namun Jl Kebon Anggrek masih ada jg
sampe skrg. Lokasinya di cipete (sbrang SMA Cendrawasih)

24. Grogol.
Grogol berasal dari bahasa Sunda (g a r o g o l) yang artinya perangkap
terdiri dari tombak-tombak yang digunakan untuk menangkap hewan liar yang
banyak terdapat di hutan. Nama Garogol dipasang sebagai nama sebuah desa di
Limo Depok.
Dahulu kawasan ini memang masih hutan liwang-liwung yang kata pak dalang
"jalma mara-jalma mati" alias menyeramkan. Sudah barang tentu di kawasan ini
banyak terdapat hewan liar dan buas sehingga penduduk setempat memburunya
dengan memasang perangkap (garogol). Hewan yang masuk ke perangkap mirip
ciptaan "geek" alias soldadu Vietnam dijamin akan mati tertembus ujung
tombak yang menganga didasar lubang. Tapi belum jelas apakah jaman dulu ada
keresahan masyarakat bahwa kambing mereka pada tewas karena darahnya dihisap
oleh "mahluk misterius" yang sekarang kian marak di Depok.
Konsekwensinya kali yang melewati desa ini juga dinamai kali Garogol.
Penduduk Betawi yang main gampang saja, setiap ada desa dilalui kali ini
langsung di beri stempel desa Grogol, kampung Grogol.
Repotnya pada peta keluaran tahun 1903, ada kampung bernama Grogol di
kawasan Pal Merah. Dari Pal Merah, kali Grogol meliwati Taman Anggrek untuk
menuju ke kawasan Pluit (jalan Latumeten) dan tiba pada satu daerah yang
kini disebut Grogol- Negeri Tanah Tumpah Darah Anak Beta. Kalau yang memberi
nama orang jaman sekarang bisa-bisa namanya "Grogol Perjuangan."
Pada 1928, sebagian Kali Grogol diuruk oleh Kumpeni. Pasalnya volume air
yang mengalir di banding kapasitas kali sering tidak memadai. Dan ini bisa
mengancam kehidupan kastil sehingga harus dialirkan keluar kawasan kastil.
Pada 1950-an kawasan Grogol menjadi populer. Karena tercatat terlanggar
banjir bandang yang merendam kelurahan ini. Untuk pengendalian banjir di
bangun pula waduk Grogol yang letaknya di jalan dr. Semeru (Sumeru) sekarang
ini.. Di tengah waduk ada air muncrat yang memang agak indah tetapi
meresahkan masyarakat. Pasalnya air yang muncrat tadi kualitasnya kurang
bagus sering ketika butiran air yang menjulang tinggi lalu di tiup angin
pantai, maka banyak baju penduduk yang sedang dijemur tiba-tiba saja diberi
tambahan noda kuning dan berbau got. Bertepatan dengan alat pompa yang
sering ngadat, maka pemandangan air muncrat sudah nyaris tidak
dipertunjukkan.
Soal nama jalan juga unik. Nama jalan disini mengambil nama pahlawan seperti
Latumeten, Sumeru, Mawardi, Susilo. Semeru adalah nama dari Dokter Sumeru
salah satu tokoh pejuang bangsa Indonesia, disamping nama Dokter Mawardi,
Dr. Susilo. Lalu lidah Jawa mulai mengubahnya menjadi Semeru dan seperti
keahlian bangsa ini, nama inipun di utak-atik lagi sehingga menjadi suatu
statement bahwa S(u)meru adalah nama Gunung. Nama dokter Mawardi cuma
kepleset sedikit menjadi dr. Muwardi.
Banyak surat pos datang kepada saya dengan alamat Jalan Gunung Semeru,
Grogol (dulu). Untung saja pak pos paham akan kesalahan dimana lokasi daerah
dengan Kode Pos 11400 (ini pentingnya menulis Kode Pos dalam setiap surat,
kalau terjadi kebingungan nama bisa merujuk ke kode pos).
Tahun 1960, Grogol menjadi ngetop lagi sekalipun rada minir, sebab disana di
bangun Rumah Sakit Jiwa sehingga konotasi "dasar Orang Grogol" sering
berarti orang yang kurang satu strip lantaran kabel hijau (masa) di otaknya
ada yang lepas.
Pada 1970, nama Grogol kembali menjadi buah bibir pembicaraan orang karena
dibangun Terminal Bis yang besar di sana. Belakangan terminal yang sangat
ramai ini di pindahkan ke KaliDeres yang bisnya sering menyingkat plang
trayek sebagai "X-deres". Sekali tempo ada orang mendapat kecelakaan dijalan
raya sehingga napasnya sudah tinggal satu-satu saat dibawa ke RS Sumber
Waras. Karena tidak ada keluarga yang menunggunya, seorang suster
membisikkan kata "nyebut Bang" - sebuah tradisi untuk melafalkan nama Tuhan
ketika seseorang dalam keadaan koma. Si abang nampaknya mengerti, mulutnya
lirih menyebut sesuatu sebelum meninggal "g a r o g o l, g a r o g o l" -
Kernet bis rupanya dia.

25. Utan Kayu
dulunya memang berbentuk hutan disamping basis prajurit Mataram mau
menyerang Batavia. Hutan ini sumber kayu dari perumahan-perumahan maupun
perkampungan para pengepung batavia maupun benteng belanda jaman dulu.
Saking lebatnya hutan ini yang disertai rawa-rawa kemudian saat pembangunan
daerah ini, mulai disebut Hutan Kayu yang kemudian dipersingkat menjadi Utan
Kayu. Sisa kejayaan dari hutan ini masih dirasakan hingga saat ini dimana
kawasan ini masih cukup hijau dan sejuk meski bukan termasuk dalam kawasan
mewah seperti halnya Menteng.

26. Rawamangun
Melanjutkan cerita mengenai Utan Kayu, hutan yang sangat lebat disertai yang
didalamnya terdapat banyak rawa-rawa yang kemudian setelah masa perang
dengan mataram selesai dan perluasan kota batavia, mulai diterabas untuk
pembangunan wilayah perumahan. Struktur tanah yang sifatnya rawa-rawa
asalnya, membuat banyak pembangunan yang menggunakan pondasi ekstra dalam
untuk wilayah ini, dan seperti halnya sifat rawa-rawa yang selalu berada
ditengah hutan dan mirip halnya daerah Utan Kayu, Rawamangun juga masih
relatif lebih hijau.

27. Hek
Tempat yang terletak antara Kantor Kecamatan Kramatjati dan kantor Polisi
Resor Kramatjati, sekitar persimpangan dari jalan Raya Bogor ke Taman Mini
Indonesia Indah (TMII) terus ke Pondokgede, dikenal dengan nama Hek.
Rupanya, nama tersebut berasal dari bahasa Belanda. Menurut Kamus Umum
Bahasa Belanda - Indonesia (Wojowasito 1978:269), kata hek berarti pagar.
Tetapi menurut Verklarend Handwoordenboek der Nederlandse Taal (Koenen-
Endpols, 1946:388), kata hek dapat juga berarti pintu pagar ("..raam-of
traliewerk." ). Dari seorang penduduk setempat yang sudah berumur lanjut,
diperoleh keterangan, bahwa di tempat itu dahulu memang ada pintu pagar,
terbuat dari kayu bulat, ujung - ujungnya diruncingkan, berengsel besi
besar - besar, bercat hitam. Pintu itu digunakan sebagai jalan keluar -
masuk kompleks peternakan sapi, yang sekelilingnya berpagar kayu bulat.
Kompleks peternakan sapi itu dewasa ini menjadi kompleks Pemadam Kebakaran
dan Kompleks polisi Resort Keramatjati. Sampai tahun tujuh puluhan kompleks
tersebut masih biasa disebut budreh, ucapan penduduk umum untuk kata
boerderij, yang berarti kompleks
pertanian dan atau peternakan.
Kompleks peternakan tersebut merupakan salah satu bagian dari Tanah
Partikelir Tanjoeng Oost, yang pada masa sebelum Perang Dunia Kedua terkenal
akan hasil peternakannya, terutama susu segar untuk konsumsi orang - orang
Belanda di Batavia. (Sumber: De Haan 1935: Van Diesen 1989).

28. Jalan Cengkeh
Jalan Cengkeh terletak di Kota Tua Jakarta sebelah utara Kantor Pos, di
samping sebelah timur Pasar Pisang.
Dahulu jaman penjajahan Belanda, Jalan itu bernama Princenstraat, tetapi
umum juga disebut Jalan Batutumbuh, mungkin karena disana terdapat batu
bertulis. Kawasan sekitar batu prasasti Purnawarman, di Tugu juga biasa
disebut Kampung Batutumbuh.
Pada tahun 1918, di dekat tikungan Jalan Cengkeh ke Jalan Kalibesar Timur,
yang waktu itu bernama Groenestraat, ditemukan batu bertulis peninggalan
orang - orang Portugis, yang biasa disebut padrao. Padrao itu dipancangkan
oleh orang - orang Portugis, menandai tempat akan dibangun sebuah benteng,
sesuai dengan perjanjian yang dibuat antara Raja Sunda dengan perutusan
Portugis yang dipimpin oleh Henriquez de Lemme, yang menurut Sukamto
ditandatangani pada tanggal 21 Agustus 1522. Batu bertulis itu diberi ukiran
berupa lencana. Raja Immanuel. Rupanya de Leme beserta rombongannya belum
mengetahui bahwa raja Portugal tersebut telah meninggal tanggal 31 Desember
1521.
Dalam perjanjian tersebut disepakati bahwa Portugis akan mendirikan benteng
di Banten dan Kalapa. Untuk itu tiap kapal Portugis yang datang akan diberi
muatan lada yang harus ditukar dengan barang - barang keperluan yang diminta
oleh pihak Sunda. Mulai saat benteng dibangun pihak Sunda akan menyerahkan
1.000 karung lada tiap tahun untuk ditukarkan dengan barang - barang yang
dibutuhkan (Sumber: Hageman 1867: Soekamto 1956: Danasasmita 1983)

29. Japat
Japat terletak di sebelah tenggara Pelabuhan Sunda Kalapa, termasuk wilayah
Kelurahan Ancol Utara, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Nama kawasan tersebut berasal dari kata jaagpad. Ada yang mengatakan, kata
jaagpad berarti "Jalan setapak yang biasa digunakan untuk berburu" . Katanya
jaag, dari jagen, artinya "berburu" Pad, artinya "jalan setapak" padahal,
kata jaagpad tidak ada sangkut pautnya dengan berburu, melainkan sebuah
istilah dalam pelayaran perahu. Pada alur sungai atau terusan yang dangkal,
perahu yang melaluinya baru dapat bergerak maju, kalo ditarik. Pada jaman
Kompeni Belanda, bahkan beberapa dasawarsa sebelum pelabuhan Tanjungpriuk
dibuat, kapal - kapal (layar) yang cukup besar bila berlabuh dipelabuhan
Batavia, yang sekarang menjadi Pelabuhan Sunda Kalapa, tidak merapat seperti
sekarang, melainkan biasa membuang sauh masih jauh dilaut lepas.
Pengangkutan orang dan barang dari kapal biasa dilakukan dengan perahu.
Untuk mempermudah pendaratan, di sebelah rimur Pelabuhan Sunda Kalapa
sekarang dibuat terusan
khusus untuk perahu - perahu pendarat. Terutama di musim hujan, terusan
tersebut biasa menjadi dangkal, dipenuhi lumpur dari darat bercampur pasir
dari laut sehingga perahu kecil pun sulit melewatinya. Apalagi perahu besar,
berlunas lebar, sarat muatan, agar bisa bergerak maju harus dihela beberapa
kuda atau sejumlah orang yang berjalan di depan perahu, sebelah kiri dan
kanan terusan.
Terusan tersebut diuruk pada abad ke- 19, sehingga sekarang sulit untuk
melacaknya. Yang tersisa hanya sebutannya jaagpad yang berubah menjadi
japat, sebagai nama dari kawasan tersebut.

30. Jatinegara
Jatinegara dewasa ini menjadi nama sebuah Kecamatan. Kecamatan Jatinegara,
Kotamadya Jakarta Timur, salah satu pusat Kota Jakarta yang multipusat itu.
Nama Jatinehara baru muncul pada kawasan tersebut, sejak tahun 1942, yaitu
pada awal masa pemerintahan pendudukan balatentara Jepang di Indonesia,
sebagai pengganti nama Meester Cornelis yang berbau Belanda.
Sebutan Meester Cornelis mulai muncul ke pentas sejarah Kota Jakarta pada
pertengahan abad ke-17, dengan diberikannya izin pembukaan hutan dikawasan
itu kepada Cornelis Senen adalah seorang guru agama Kristen, berasal dari
Lontor, pulau Banda. Setelah tanah tumpah - darahnya dikuasai sepenuhnya
oleh kompeni, pada tahun 1621 Senen mulai bermukim di Batavia, ditempatkan
di kampung Bandan. Dengan tekun ia mempelajari agama Kristen sehingga
kemudian mampu mengajarkannya kepada kaum sesukunya. Dia dikenal mampu
berkhotbah baik dalam bahasa Melayu maupun dalam bahasa Portugis (kreol)
Sebagai guru, ia biasa dipanggil mester, yang berarti "tuan guru". Hutan
yang dibukanya juga dikenal dengan sebutan Mester Cornelis, yang oleh
orang - orang pribumi biasa disingkat menjadi Mester. Bahkan sampai dewasa
ini nama itu nampaknya masih umum digunakan oleh penduduk Jakarta, termasuk
oleh para pengemudi angkot
(angkutan kota).
Kawasan hutan yang dibuka oleh Mester Cornelis Senen itu lambat laun
berkembang menjadi satelit Kota Batavia. Dalam rangka pelaksanaan otonomi
daerah oleh Pemerintah Hindia Belanda dibentuklah Pemerintahan Gemeente
(kotapraja) Meester Cornelis, bersamaan dengan dibentuknya Gemeente Batavia.
Kemudian, mulai tanggal 1 Januari 1936 Gemeente Meester Cornelis digabungkan
dengan Gemeente Batavia.
Disamping kedudukannya sebagai gemeente, pada tahun 1924 Meester Cornelis
dijadikan nama kabupaten, Kabupaten Meester Cornelis, yang terbagi menjadi 4
kewedanaan, yaitu Kewedanaan Meester Cornelis, Kebayoran, Bekasi, dan
Cikarang (Kolonial Tidschrifft, Maart 1933:1).
Pada jaman Jepang pemerintah pendudukan jepang, nama Meester Cornelis
diganti menjadi Jatinegara, bersetatus sebagai sebuah Siku, setingkat
kewedanaan, bersama - sama dengan Penjaringan, Manggabesar, Tanjungpriuk,
Tanahabang, Gambir, dan Pasar Senen.
Ketika secara administrative Jakarta ditetapkan sebagai Kotapraja Jakarta
Raya, Jatinegara tidak lagi menjadi kewedanaan, karena kewedanaan
dipindahkan ke Matraman, dengan sebutan Kewedanaan Matraman. Jatinegara
menjadi salah satu wilayah Kecamatan Pulogadung, Kewedanaan Matraman (The
Liang Gie 1958:144)

31.Jatinegara Kaum
Jatinegara Kaum dewasa ini menjadi sebuah kelurahan, Kelurahan Jatinegara
Kaum, Kecamatan Pulogadung, Kotamadya Jakarta Timur. Disebut Jatinegara
Kaum, karena di sana terdapat kaum, dalam hal ini rupanya kata kaum diambil
dari bahasa Sunda, yang berarti "tempat timggal penghulu agama beserta
bawahannya" (Satjadibrata, 1949:149). Sampai tahun tigapuluh abad yang lalu,
penduduk Jatinegara Kaum umumnya berbahasa Sunda (Tideman 1933:10).
Dahulu Jatinegara Kaum merupakan bagian dari kawasan Jatinegara yang
meliputi hamper seluruh wilayah Kecamatan Pulogadung sekarang. Bahkan di
wilayah Kecamatan Cakung sekarang, terdapat sebuah kelurahan yang bernama
Jatinegara, yaitu Kelurahan Jatinegara.
Dari mana asal nama Jatinegara serta kapan kawasan tersebut bernama
demikian, belum dapat dinyatakan dengan pasti. Yang jelas nama kawasan
tersebut baru disebut - sebut pada tahun 1665 dalam catatan harian (Dagh
Register) Kastil Batavia, waktu diserahkan kepada Pangeran Purbaya beserta
para pengikutnya. Pangeran Purbaya adalah salah seorang putra Sultan Ageng
Tirtayasa, Sultan Banten yang digulingkan dari tahtanya oleh putranya
sendiri, Sultan Haji, dengan bantuan kompeni Belanda pada tahun 1682.
Setelah tertawan, Pangeran Purbaya beserta saudara - saudaranya yang lain,
seperti Pangeran Sake dan Pangeran Sangiang, ditempatkan di dalam benteng
Batavia. Kemudian , ditugaskan untuk memimpin para pengikutnya, yang
ditempatkan dibeberapa tempat, seperti Kebantenan, Jatinegara, Cikeas,
Citeurep, Ciluwar, dan Cikalong.
Orang - orang Banten yang bermukim di Jatinegara, awalnya dipimpin oleh
Pangeran Sangiang. Karena dianggap terlibat dalam pemberontakan Kapten
Jonker, kekuasaan Pangeran Sangiang di Jatinegara ditarik kembali, dan pada
tahun 1680 diserahkan kepada Kiai Aria Surawinata, mantan bupati Sampora,
kesultanan Banten (T.B.G. XXX:138) yang setelah menyerah kepada kompeni
diangkat menjadi Letnan, di bawah Pangeran Sangiang. Sampai tahun
1689.Surawinata masih bermukim di Luarbatang . Setelah Kiai Aria Surawinata
wafat, berdasarkan putusan Pimpinan Kompeni Belanda di Batavia tertanggal 27
Oktober 1699, sebagai penggantinya adalah putranya, Mas Muhammad yang Panca
wafat, sebagai penggantinya ditunjuk salah seorang putranya, Mas Ahmad. Pada
waktu para bupati Kompeni diwajibkan untuk menanam kopi di wilayahnya
masing - masing, penyerahan hasil pertanian itu dari tahun 1721 sampai
dengan tahun 1723. tercatat atas nama
Mas Panca. Baru pada tahun 1724 tercatat atas nama Mas Ahmad. Pada tahun
1740 rupanya Mas Ahmad masih menjadi bupati Jatinegara atas nama Mas Ahmad
berjumlah 2.372,5 pikul, kurang lebih 14.650 kg.

32. Kebantenan
Kawasan Kebantenan, atau kebantenan, dewasa ini termasuk wilayah Kelurahan
Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Kotamadya Jakarta Utara.
Dikenal dengan sebutan Kebantenan, karena kawasan itu sejak tahun 1685
dijadikan salah satu tempat pemukiman orang - orang Banten, dibawah pimpinan
Pangeran Purbaya, salah seorang putra Sultan Ageng Tirtayasa. Tentang
keberadaan orang - orang Banten dikawasan tersebut, sekilas dapat
diterangkan sebagai berikut.
Setelah Sultan Haji (Abu Nasir Abdul Qohar ) mendapat bantuan kompeni yang
antara lain melibatkan Kapten Jonker, Sultan Ageng Tirtayasa terdesak,
sampai terpaksa meninggalkan Banten, bersama keluarga dan abdi - abdinya
yang masih setia kepadanya. Mereka berpencar, tetapi kemudian terpaksa
mereka menyerahkan diri, Sultan Ageng di sekitar Ciampea, Pangeran Purbaya
di Cikalong kepada Letnan Untung (Untung Surapati).
Di Batavia awalnya mereka ditempatkan didalam lingkungan benteng. Kemudian
Pangeran Purbaya beserta keluarga dan abdi - abdinya diberi tempat
pemukiman, yaitu di Kebantenan, Jatinegara, Condet, Citeureup, dan Cikalong.
Karena dituduh terlibat dalam gerakan Kapten Jonker, Pangeran Purbaya dan
adiknya. Pangeran Sake, pada tanggal 4 Mei 1716 diberangkatkan ke Srilangka,
sebagai orang buangan. Baru pada tahun 1730 kedua kakak beradik itu
diizinkan kembali ke Batavia. Pangeran Purbaya meninggal dunia di Batavia
tanggal 18 Maret 1732.
Perlu dikemukakan, bahwa disamping Kabantenan di Jakarta Utara itu, ada pula
Kabantenan yang terletak antara Cikeas dengan Kali Sunter, sebelah tenggara
Jatinegara, atau sebelah barat daya Kota Bekasi. Di salah satu rumah tempat
kediaman Pangeran Purbaya yang berada di barat daya Bekasi itu ditemukan
lima buah prasasti berhuruf Sunda kuno, peninggalan jaman kerajaan Sunda,
yang ternyata dapat sedikit membuka tabir kegelapan sejarah Jawa Barat.

32. Kampung Bali
Di wilayah Propinsi DKI Jakarta terdapat beberapa kampung yang menyandang
nama Kampung Bali, karena pada abad ketujuhbelas atau kedelapanbelas
dijadikan pemukiman orang - orang Bali, yang masing - masing dipimpin
kelompok etnisnya. Untuk membedakan satu sama lainnya, dewasa ini biasa
dilengkapi dengan nama kawasan tertentu yang berdekatan, yang cukup banyak
dikenal. Seperti Kampung Bali dekat Jatinegara yang dulu bernama Meester
Corornelis, disebut Balimester, Kecamatan Jatinegara, Kotamadya Jakarta
Timur.
Balimester tercatat sebagai perkampungan orang - orang Bali sejak tahun
1667.
Kampung Bali Krukut, terletak di sebelah barat Jalan Gajahmada sekarang yang
dahulu bernama Molenvliet West. Di sebelah selatan, perkampungan itu
berbatasan dengan tanah milik Gubernur Reineir de Klerk (1777 - 1780),
dimana dibangun sebuah gedung peristirahatan, yang dewasa ini dijadikan
Gedung Arsip Nasional.
Kampung Bali Angke sekarang menjadi kelurahan Angke, Kecamatan Tambora
Jakarta Barat. Disana terdapat sebuah masjid tua, yang menurut prasasti yang
terdapat di dalamnya, dibangun pada 25 Sya'ban 1174 atau 2 April 1761.
Dihalaman depan masjid itu terdapat kuburan antara lain makam Pangeran
Syarif Hamid dari Pontianak yang riwayat hidupnya ditulis di Koran Javabode
tanggal 17 Juli 1858. Dewasa ini mesjid tersebut biasa disebut Masjid Al-
Anwar atau Masjid Angke.
Pada tahun 1709 di kawasan itu mulai pula bermukim orang - orang Bali di
bawah pimpinan Gusti Ketut Badulu, yang pemukimannya berseberangan dengan
pemukiman orang - orang Bugis di sebelah utara Bacherachtsgrach, atau Jalan
Pangeran Tubagus Angke sekarang . Perkumpulan itu dahulu dikenal dengan
sebutan Kampung Gusti (Bahan: De Haan 1935,(I), (II):Van Diesen 1989).

33.Kampung Bandan
Merupakan penyebutan nama Kampung yang berada dekat pelabuhan Sunda Kelapa
atau masih dalam Kawasan Kota Lama Jakarta (Batavia) Berdasarkan informasi
yang dapat dikumpulkan terdapat beberapa versi asal - usul nama Kampung
Bandan.
1-Bandan berasal dari kata Banda yang berarti nama pulau yang ada di daerah
Maluku. Kemungkinan besar pada masa lalu ( periode kota Batavia) daerah ini
pernah dihuni oleh masyarakat yang berasal dari Banda. Penyebutan ini
sangatlah lazim karena untuk kasus lain ada kemiripannya, seperti penyebutan
nama kampung Cina disebut Pecinan. Tempat memungut pajak atau cukai (bea)
disebut Pabean dan Pekojan sebagai perkampungan orang Koja (arab), dan
lain - lain.

2-Banda berasal dari kata Banda ( bahasa Jawa) yang berarti ikatan Kata
Banda dengan tambahan awalan di (dibanda) mempunyai arti pasif yaitu diikat.
Hal ini dapat dihubungkan dengan adanya peristiwa yang sering dilihat
masyarakat pada periode Jepang, yaitu pasukan Jepang membaw pemberontak
dengan tangan terikat melewati kampung ini menuju Ancol untuk dilakukan
eksekusi bagi pemberontak tersebut.

3-Banda merupakan perubahan ucapan dari kataPandan. Pada masa lalu di
kampung ini banyak tumbuh pohon, sehingga masyarakat menyebutnya dengan nama Kampung Bandan.

Rabu, 24 Maret 2010

Manfaat Tidur Sehat

By: agussyafii
(diambil dari mailist sebelah)

'Dan Kami jadikan tidurmu sebagai pelepas lelah bagimu.' (QS. An-Naba':9). Tidur sebagaimana Rasulullah merupakan tidur yang ideal dan sempurna. Mendatangkan manfaat bagi kesegaran dan kesehatan fisik kita. Rasulullah mencontohkan cara tidur sehat.

1. Bersiwak atau menggosok gigi. Sebelum tidur selalu memiliki kebiasaan untuk bersiwak atau menggosok gigi. Menggosok gigi merupakan pekerjaan ringan namun memiliki manfaat yang sangat luar biasa yaitu menjaga kesehatan mulut dan gigi, menghilangkan bau mulut dan mendapatkan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebagaimana sabda Rasulullah.

'Siwak (menggosok gigi) membersihkan mulut dan diridhoi Allah (HR. Ibnu Khuzaimah).

2. Berwudhu. Rasulullah sebelum membaringkan tubuhnya selalu berwudhu terlebih dahulu. 'Jika engkau mendatangi pembaringanmu hendaklah berwudhu sebagaimana engkau berwudhu ketika hendak sholat. (HR. Bukhari).

3. Membersihkan tempat tidur. Ubay bin Ka'ab menuturkan kepada kita bahwa Rasulullah bersabda, 'Jika salah seorang diantara engkau mendatangi pembaringannya, hendaklah mengibaskan kasurnya dengan ujung kain (untuk membersihkannya) serta menyebut Asma Allah sebab dia tidak tahu kotoran apa yang melekat pada kasurnya (HR. Muslim).

4. Tidur dengan alas sederhana. Pada suatu hari Umar Bin Khattab menemui Rasulullah lantas beliau mengubah posisinya, Umar melihat tidak ada kain yang melindungi tubuh Rasulullah dari tikar yang dipakai berbaring. Ternyata tikar itu membekas ditubuh Rasul. Umarpun menangis.

Rasulullah bertanya, 'apa yang membuatmu menangis wahai Umar?'

Umar menjawab, 'Demi Allah karena aku tahu bahwa engkau lebih mulia disisi Allah daripada raja Kisra maupun kaisar. Mereka berpesta pora di dunia sesuka hatinya. Sedangkan engkau utusan Allah namun engkau sungguh memperihatinkan sebagaimana yang aku saksikan.'

Rasulullah bersabda, 'Tidakkah engkau ridho Ya Umar, kemegahan dunia ini diberikan pada mereka dan pahala di akherat bagi kita.'

Umar menjawab, 'Benar Ya Rasulullah,' 'Demikianlah adanya,' jawab Rasulullah. (HR. Ahmad).

5. Berdoa sampai tertidur lelap. Jika hendak berbaring, hendaklah berbaring dengan bertumpu pada rusuk kanan dan mengucapkan doa, 'Maha Suci Engkau Ya Allah, Ya Robbi, dengan menyebut namaMu aku meletakkan tubuhku dan menyebut namaMU aku mengangkat kembali. Jika Engkau mengambil ruhku, maka berikanlah rahmat padanya. Tetapi bila Engkau melepaskannya maka peliharalah sebagaimana Engkau memelihara hamba-hambaMu yang sholeh (HR. Muslim).

Selamat Tidur, Selamat Beristirahat. ..

Wassalam,
agussyafii

Selasa, 19 Januari 2010

My iBook G3 old for SALE




Berikut Foto dari berbagai sudut, iBook G3 yang rencananya akan dijual ala kadarnya :
kalau ingin liat brg-nya lebih jelas bisa hub saya ya.


gbr 1 : dari sudut depan, bersama dengan bonus mouse

gbr 2: kondisi keyboard yang dilapisi dengan karet pelindung keyboard



gbr 3: layar atau lapisan luar LCD sudah baret-baret..ga tahu kenapa, kelihatannya sih meleleh karena dulu pernah saya pake seharian lalu kepanasan dan langsung aku tutup, lebih jelasnya gbr dibawah ini..



Gbr 4. ya begitulah kondisinya, tapi untuk lebih nyaman biasanya saya pake converter ini