Jumat, 27 Maret 2009
Gaji DPR
*Pemilu 2009 adalah pemilu terbanyak yang melibatkan caleg atau calon
legislatif*, sebenarnya berapa sih gaji dari anggota DPR?
Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu
� rutin perbulan, rutin non
perbulan dan sesekali. Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000
Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan
nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan
Juni.
Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun
totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat
sewaktu-waktu yaitu:
Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji
kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU
Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun
mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang
diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp
787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana
pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.
Sumber:*
**www.kabarinews. com* <http://www.kabarine ws.com/>*
**http://warnadunia. com/rahasia- kenapa... i-anggota- dpr/*<http://warnadunia. com/rahasia- kenapa-banyak- yang-ingin- jadi-anggota- dpr/>
*
enak ya, kerjanya sambil tiduran di rapat, tapi digaji gueeeede lagee... *
* *
*SELAMAT MEMILIH WAKIL RAKYAT - 9 APRIL 2009 (PLEASE DO NOT MISS IT) -
JANGAN SALAH PILIH*
Senin, 23 Maret 2009
7 Hal yang Diinginkan Pria Sebelum Menikah
Jangan kesal dulu jika Si Dia tidak kunjung mengeluarkan kalimat sakti, "Will you marry me?". Sebelum memutuskan menikah, banyak hal yang menjadi pertimbangan para pria.
Penghasilan tetap. Hampir semua pria beranggapan penghasilan adalah syarat utama untuk bisa membentuk sebuah keluarga. Sebenarnya, yang penting bagi pria bukan berapa banyak jumlah penghasilan, tetapi bagaimana memiliki penghasilan secara rutin setiap bulannya. Itulah mengapa, para pria enggan menuju ke jenjang pernikahan bila mereka belum yakin dengan pekerjaannya. Sangat riskan membentuk keluarga bila dia masih sibuk pindah dari satu kantor ke kantor lainnya, karena belum menemukan tempat yang tepat.
Menuntaskan pendidikan. Mumpung masih muda, buat apa buru-buru menikah? Bagi pria yang terpenting adalah menyiapkan bekal sebanyak-banyaknya untuk meraih kesuksesan. Salah satunya degnan melanjutkan jenjang pendidikan setinggi-tingginya. Bagaimana pun juga, tingkat pendidikan seseorang punya pengaruh cukup besar terhadap perkembangan karirnya. Jadi saat menikah nanti pikiran hanya fokus kepada keluarga dan pekerjaan.
Investasi. Salah satu yang diinginkan pria sebelum menikah adalah memiliki investasi, apa pun bentuknya. Entah itu berupa tabungan, saham, atau bahkan tanah. Menurut dia, investasi bisa menjadi penyelamat keuangan di masa depan. Semakin besar jumlah investasi akan semakin baik. Apalagi nantinya investasi ini bisa digunakan bila ada kejadian tak terduga, seperti untuk biaya rumah sakit, renovasi rumah, dan sebagainya. Tidak mungkin biaya berobat baru dicari setelah ada yang sakit, bukan?
Jabatan. Bagi para pria, jabatan adalah sesuatu yang dianggap prestige. Semakin tinggi jabatannya, semakin tinggi pula gengsinya. Tak heran bila banyak pria yang lebih pilih mengejar karir terlebih dulu ketimbang menikah. Pasalnya, ketika menikah, tanggungjawab tak hanya pada diri sendiri, tapi juga keluarga. Sebagai kepala keluarga, dia perlu membagi waktu dan perhatian antara pekerjaan dan keluarga. Karena itu, banyak pria yang baru memikirkan untuk berkeluarga selepas usia 30 tahun, karena di usia ini biasanya jabatan setingkat manajer sudah di tangan.
Home sweet home. Sebagian pria juga enggan menikah sebelum memiliki rumah sendiri. Rumah yang sederhana pun oke, yang penting merupakan hasil kerja kerasnya. Daripada harus menumpang tinggal bersama orangtua atau tinggal di pondok mertua indah, lebih baik ia menunda niat untuk menikah. Pria hanya ingin menghindari kemungkinan konflik yang bisa saja terjadi antara ia dan pasangannya dengan orangtua. Lagipula, memiliki rumah sendiri bisa menjadi kebanggaan saat pasangan melamar Anda, karena ia telah menyediakan tempat yang layak untuk hidup Anda.
Mobil. Pria mana yang tak ingin punya mobil? Jika boleh memilih, mungkin ia lebih baik memuaskan hasrat membeli mobil dulu sebelum menikah. Karena, biaya untuk berkeluarga tidak sedikit. Jadi, lebih baik memenuhi kebutuhan pribadi sebelum menikah. Toh, nantinya mobil akan menjadi kebutuhan keluarga juga.
Menikmati kebebasan. Bebas melakukan apa pun yang ia mau, bebas berkumpul dengan teman-teman, bebas pergi kemana pun ia mau. Pria takut, saat menikah berarti kebebasan yang ia miliki akan hilang. Hidupnya tak lagi untuk bersenang-senang, tetapi untuk keluarga. Inilah yang membuatnya enggan cepat-cepat menuju ke jenjang pernikahan.
kompas.com
Rabu, 18 Maret 2009
Memilih Calon Suami dari Kemampuannya
Tentu saja, hanya karena pria yang Anda kenal ini pintar memasak, tidak lantas Anda dapat menerima begitu saja lamarannya. Pepatah di atas bermaksud memberikan penekanan, apa yang dapat dilakukan pria tersebut untuk Anda dalam kehidupan yang nyata nantinya, itulah yang terpenting untuk Anda. Memasak hanyalah salah satu contohnya.
Namun berdasarkan pernyataan tersebut, menarik bila kita gali lebih lanjut, apa saja sih kemampuan pria yang patut dipertimbangkan saat memilihnya menjadi pendamping kita selamanya? Tidak berarti sebagai istri kita tinggal ongkang-ongkang kaki, tetapi alangkah teduhnya bila memiliki suami yang cekatan dan serba bisa. Betul, tidak?
"Pria yang melakukan pekerjaan rumah akan memberikan ekspresi kepedulian dan perhatian bagi wanita," kata Joshua Coleman, psikolog dari San Francisco, dan penulis The Lazy Husband: How to Get Men To Do More Parenting and Housework. Tentu saja, Si Dia tak harus menguasai semua hal di bawah ini. Bila ia mampu melakukan dua hal saja, tentu sudah cukup baik.
Mampu bertukang. Tentu, calon suami tak harus punya kemampuan membangun rumah. Bertukang di sini hanya dalam konteks minor problems, alias mengatasi kerusakan kecil di rumah. Contohnya, memperbaiki keran air yang rusak, mencat dinding, atau membuat peralatan sederhana dari kayu. Enggak lucu kan, kalau Anda yang harus memanjat genteng bila ada genteng bocor?
Mengerti dasar permesinan. Ia tahu apa yang salah jika ada bunyi-bunyi aneh pada mobil Anda, cekatan dalam mengganti ban dalam keadaan darurat, dan cukup peduli untuk melakukan perawatan rutin kendaraan Anda di bengkel.
Mampu berkebun. Ia tahu bagaimana mencangkul, dan sekadar menanam rumput di halaman. Ketika rumput liar tumbuh di antara tanaman Anda, ia segera membabat dan merapikannya.
Memahami dasar perlistrikan. Hampir semua aktivitas kita sekarang melibatkan barang-barang elektronik. Pastikan Si Dia mengetahui bagaimana memasang colokan listrik atau memasang lampu baru, mengetahui berapa kapasitas listrik yang mencukupi bila ada begitu banyak benda elektronik di rumah, juga mengerti bahwa kabel-kabel listrik yang simpang-siur di sana-sini dapat mengakibatkan korsleting sehingga peduli untuk merapikannya.
Memasak masakan sederhana. Tak perlu menuntutnya untuk mampu memasak ala chef di restoran ternama. Cukup bila ia mampu dan bersedia memasak mi rebus, nasi goreng, atau membuat jus sendiri. Gunanya, bila Anda sakit ia tahu makanan apa yang membuat Anda merasa nyaman. Selain itu, bila Anda sedang tak di rumah, ia juga bisa mengurus diri sendiri.
Melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya. Ia tidak canggung saat harus mencuci baju, mencuci piring, menyetrika, atau menyapu. Pria-pria seperti ini umumnya sudah biasa bekerja sejak kecil dan bukan tipe pria yang membeda-bedakan peran sosial berdasarkan gender. Anda akan senang bekerja sama dengannya.
Sumber : kompas.com
Senin, 16 Maret 2009
Kebiasaan yang Mengancam Perkawinan
Tak peduli sudah berapa tahun Anda menikah, di dalam kehidupan sehari-hari sebetulnya kita dikepung oleh rutinitas yang dapat membuat hubungan dengan pasangan menjadi terasa membosankan. Masalahnya, rutinitas ini sudah berjalan sekian tahun, dan sulit dihapus begitu saja. Nah, agar Anda dan pasangan tak terjebak dalam kebosanan yang menyiksa, berikut sejumlah cara untuk mengubah rutinitas tadi menjadi hal yang menarik dan menyenangkan untuk dilakukan.
1. Nonton TV saat makan malam
Sisi buruk:
Makan malam bersama merupakan saat yang tepat bagi Anda berdua untuk saling berbagi cerita tentang kejadian atau hal-hal yang dilakukan sepanjang hari. Dengan menyalakan TV, perhatian otomatis tertuju ke layar TV.
Cara menghentikan:
Sisihkan 30-45 menit untuk mengobrol, tanpa TV yang sedang menyala. Hal ini memperlihatkan kepada pasangan, bila sedang tidak bekerja, Anda akan mencurahkan perhatian hanya kepada rumah tangga dan keluarga. Pada saat Anda sedang mengobrol, biarkan saja telepon yang berdering, dan nikmati kebersamaan dengan pasangan.
2. Lama tak berintim-intim
Sisi buruk:
Bila kuantitas hubungan seks yang biasa Anda berdua lakukan makin berkurang, tubuh dan otak akan jadi terbiasa untuk melupakan kedekatan, dan hal ini dapat menyebabkan hubungan Anda berdua semakin menjauh.
Cara menghentikan:
Jangan tunggu sampai Anda benar-benar menikmati ketidakintiman hubungan dengan pasangan. Lakukan inisiatif untuk memulai berhubungan seks!
3. Melewati hari tanpa ngobrol
Sisi buruk:
Secara tak sadar, Anda mulai menumbuhkan perasaan bawah alam sadar bahwa pasangan tidak mempedulikan Anda, atau sebaliknya.
Cara menghentikan:
Berikan perhatian-perhatian kecil kepada si dia, seperti mengirimkan kata-kata manis lewat SMS ataupun e-mail, dan usahakan Anda melakukan sesuatu yang menyentuh setiap harinya. Misalnya, memasak makanan kegemarannya atau meneleponnya dari supermarket, sekadar menanyakan apakah ada sesuatu yang diperlukannya. Hal ini memperlihatkan kepedulian Anda kepada pasangan.
4. Saling bersikap cuek
Sisi buruk:
Anda berdua mulai saling tidak memerhatikan dan saling menjauh.
Cara menghentikan:
Usahakan untuk melakukan hal-hal kecil, seperti memberi ciuman saat akan berangkat kerja, menatap mata pasangan pada saat mengobrol, memberi pujian untuk hal-hal kecil yang dilakukannya. Bila ada hal penting yang perlu Anda bicarakan dengannya, cari waktu yang tepat, misalnya saat berduaan di kamar tidur.
5. Tak pernah bertengkar
Sisi buruk:
Ketidaksepahaman di dalam sebuah perkawinan adalah wajar dan perlu. Namun, bila suatu masalah dibicarakan sedini mungkin, akan jauh lebih mudah menyelesaikannya daripada dibiarkan menumpuk. Pasangan yang tak pernah bertengkar justru patut dicurigai. Meski begitu, jangan terlalu sering bertengkar, ya!
Cara menghentikan:
Bicarakan dengan pasangan bila ada sesuatu yang mengganggu pikiran Anda. Katakan padanya, ada sesuatu yang membuat Anda sedih. Entah itu akibat ucapannya maupun sikapnya. Minta agar Anda dan ia bersama-sama mengatasi situasi tak mengenakkan ini.
6. Lebih sering pergi bersama teman
Sisi buruk:
Memberi kesan, teman-teman Anda lebih penting dan lebih berarti dibanding pasangan.
Cara menghentikan:
Jadwalkan 1-2 kali dalam sebulan untuk pergi bersama teman-teman, tetapi jangan lupa beritahu pasangan sebelumnya. Memiliki teman memang amat dianjurkan dan penting, sejauh waktu yang Anda habiskan bersama mereka tak akan merusak hubungan Anda dan pasangan. Lebih baik lagi bila pasangan juga mengenal teman-teman Anda sehingga tak ada kekhawatiran dan kecurigaan dari dirinya.
7. Terlalu sering melakukan kebiasaan yang jorok
Sisi buruk:
Mungkin bagi Anda bersendawa, menggaruk, mengorek hidung, atau bahkan buang angin sembarangan merupakan sesuatu yang lucu. Yang jelas, jika melewati batas kesopanan, bisa membuat Anda menjadi tidak menarik.
Cara menghentikan:
Tentukan aturan baru. Bila Anda tidak melakukannya di depan teman-teman, jangan lakukan di depan pasangan! Minta pasangan untuk mengingatkan Anda.
* Sumber : kompas.com
Manfaat Menguap Bagi Kesehatan
|
Apakah selama ini kalian menganggap kalau menguap itu selalu menandakan rasa bosan dan mengantuk? Ternyata anggapan itu tidak seratus persen benar. Menurut penelitian, menguap itu sangat penting bagi kesehatan. Yaitu berfungsi untuk meningkatkan asupan oksigen ke dalam otak melalui paru-paru.
Fungsi menguap sama dengan peregangan otot sebelum olahraga yaitu memperlancar aliran darah dan detak jantung.
Para peneliti juga menemukan bahwa sebelum melakukan hal yang besar, seseorang cenderung menguap. Contohnya seorang atlet yang menguap sebelum bertanding, pilot juga suka menguap sebelum terbang, dan bahkan pelajar yang menguap sebelum mengerjakan soal ujian.
Bukan hanya manusia saja yang menguap, binatang juga suka membuka mulutnya lebar-lebar dan menguap. Biasanya binatang akan menguap sebelum makan atau ketikan akan berkelahi.
Menguap juga sangat cepat menular. Jadi, ketika kalian melihat teman yang menguap, kalian akan dengan mudah tertular dan ikut menguap. Dengan menguap menandakan otak sedang bersiap-siap dengan adanya perubahan posisi.
Bahkan bayi yang berada dalam kandungan akan menguap sebelum berubah posisi dalam perut ibunya. Menurut para peneliti, menguap juga berhubungan tingkat intelgensia seorang anak.
Menguap juga akan lebih cepat menular pada orang-orang yang kita kenal dekat. Seperti, ayah, ibu, kakak atau adik kita. Jadi, ketika kita
menguap saat berada di dekat mereka dan ada juga orang lain di sekeliling kita, maka orang yang cukup dekat dengan kita lah yang akan cepat tertular untuk menguap.
Orgasme Bikin Wanita Sehat
"Ada syaratnya, tentu saja," kata psikolog, Lisa Turner. Anda harus benar-benar mengalami orgasme. Orgasme yang tepat, kata Lisa, akan meningkatkan energi Anda.
Sayang, sebuah penelitian menunjukkan, 28 persen wanita jarang atau bahkan tidak pernah mengalami orgasme (full orgasm). Padahal, lanjut Lisa, orgasme akan membantu meningkatnya kesehatan dan konsentrasi Anda. Akibatnya, performa bekerja menjadi makin baik.
Lisa yakin "Anda akan merasakan makin sehat dan berenergi." Lisa yang juga mengajar tentang perihal "Cinta" mengatakan, setidaknya ada empat tipe orgasme.
Orgasme klitoral
Di masa lalu, kita tidak tahu bahwa wanita butuh stimulasi klitoris agar mencapai orgasme. Sekarang, rangsangan atas organ ini sering kali digunakan agar wanita mencapai orgasme.
Orgasme vaginal
Tipe ini melibatkan area yang disebut G-spot dan bagian-bagian sensitif lainnya yang berada di dalam vagina. Orgasme ini sangat berbeda dan secara fisik bisa terasa makin intens tergantung kemampuan pasangan memainkan perannya. Tapi yang jelas, saat Anda mencapainya, energi Anda bukannya menurun, malahan meningkat.
Orgasme multipel
Saat satu serial hubungan seksual berlangsung Anda mendapatkan dan merasai puncak-puncak kenikmatan (orgasme) beberapa kali seperti untaian mutiara yang berjejer, itulah yang disebut multipel orgasme.
Orgasme seluruh tubuh
Memang sangat jarang dialami sebagian besar wanita. Bukan karena sulit dicapai. Dengan latihan yang tepat, wanita, bahkan pria, dapat merasakannya. Kata Lisa, ini dapat berlangsung hingga 30 menit, meski beberapa menit juga bisa.
Yang penting untuk diingat, kata Lisa, trauma masa lalu dan ketidakmampuan kita untuk melepas segala pikiran tentang pekerjaan, hubungan dengan teman, keluarga, dan masalah lain menjadi hambatan paling berarti untuk mencapai orgasme. Karena itu, lepaskanlah dan nikmatilah hingga Anda betul-betul orgasme.
kompas.com
ABDSumber : The Sun
Makanan Pembangkit Libido
(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - Gairah seks muncul tidak hanya karena tampilan fisik seperti ganteng dan seksi atau foreplay yang variatif.
Jangan lupa, jenis makanan yang dikonsumsi juga sangat berpengaruh atas munculnya gairah seks yang membara, hot, jreng dan apalagi namanya.
Berikut jenis makanan dan kandungan di dalamnya yang dapat membangkitkan gairah seks Anda.
1. Pisang
Pisang mengandung enzim bromelain yang dipercaya bisa menaikan dan memperbaiki libido pria.
2. Alpukat
Alpukat dapat membantu meningkatkan stamina seks karena mengandung folic acid yang dapat melancarkan metabolisme protein dan menaikan energi tubuh.
3. Seledri
Penyedap atau pewangi masakan ini adalah sumber makanan yang bisa meningkatkan rangsangan seksual. Seledri mengandung senyawa androsterone yaitu hormon tanpa bau yang keluar melalui keringat pria dan ini diyakini membuat wanita terangsang.
4. Tiram Mentah
Makanan laut ini mengandung banyak kandungan zat besi yang bisa menaikkan jumlah sperma dan produksi testosteron. Tiram merah juga mengandung dopamine, hormon yang diyakini bisa menaikan gairah seksual.
5. Almond
Aroma yang dikeluarkan almond membantu membangkitkan gairah seksual. Almond merupakan sumber asam lemak yang kaya akan senyawa sehingga bermanfaat bagi kesehatan hormon reproduksi pria.
6. Telur
Telur mengandung vitamin B6 dan B5 yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan hormon dan memerangi stress yang juga meningkatkan libido pria.
7. Coklat
Coklat mengandung theobromine, alkaloid yang berkhasiat sebanding dengan kafein. Senyawa kimia menumbuhkan perasaan cinta dan rileks.
8. Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin yang dapat melancarkan peredaran darah ke organ seksual dapat menaikan libido.[L1]
sumber : inilah.com